Category: Downloads

  • Bottlesmoker merilis Parakosmos via Yes No Wave.

    Bottlesmoker merilis Parakosmos via Yes No Wave.

    Anggung Suherman (Angkuy) dan Ryan Adzani (Nobie), sebagai Bottlesmoker, melakukan pendekatan baru untuk album Parakosmos ini. Di album ini, Bottlesmoker berkolaborasi dengan Palmer Keen, etnomusikolog asal Amerika yang melakukan field recording di berbagai wilayah Indonesia untuk merekam kesenian dan alat musik daerah dalam format audio dengan pendekatan etnografi.

    Palmer Keen berhasil mengumpulkan arsip dan mendokumentasikan kebudayaan daerah di Indonesia dan memberi nama proyek ini “Aural Archipelago”.

    Di album ini, Bottlesmoker merespon sebagian hasil dari ekspedisi yang dilakukan oleh Aural Archipelago. Menyerap energi dan nilai dari beberapa ritual keseniannya untuk direspon menjadi sebuah pengalaman baru dalam album Parakosmos.

    Kata “Parakosmos” diambil dari dua pemaknaan; pertama dari kata Paracosm yang berarti imaginary world dan kedua dari kata Paradoks dan kata Kosmos, berarti semuanya di alam semesta ini memiliki pasangan. (hitam putih, perempuan laki-laki, gelap terang dll).

    Album Parakosmos menceritakan tentang perjalanan seseorang di suatu dunia yang memiliki keharmonisan di antara keberlawanan. Album ini merupakan kumpulan cerita tentang keharmonisan alam semesta, di mana titik harmonis kami anggap harus memiliki unsur keseimbangan dari dua hal yang bertolakbelakang. Tema yang diangkat adalah ritual-ritual seni yang dilakukan oleh masyarakat daerah di beberapa wilayah di Indonesia. Ritual tersebut bertujuan untuk menjaga keseimbangan dan keharmonisan hidup.

    Ada dua pendekatan yang dilakukan oleh Bottlesmoker dalam proses kreatif di album Parakosmos ini; pertama, mengadaptasi beberapa motif dan pola permainan musik daerah, seperti motif kendang untuk penulisan beat, hingga motif Tarawangsa untuk penulisan rhythm yang repetitif. Kedua, mengambil rekaman suara bernyanyi solo hingga paduan suara, mulai dari kesenian Beluk di Tasikmalaya hingga Panggaiyang di Sumba Timur yang dijadikan materi vokal utama.

    Parakosmos dari Bottlesmoker ini merupakan rilisan pertama dari seri album menyambut ulang tahun Yes No Wave Music ke sepuluh dan sekaligus merayakan Netlabel Day yang jatuh pada tanggal 14 Juli 2017.

    Album ini bisa didownload di tautan berikut.

    Bottlesmoker Parakosmos Download
    Bottlesmoker Parakosmos
    Bottlesmoker Parakosmos download
    Bottlesmoker Parakosmos

    Parakosmos – 2017

    Bei Mau Loops
    Bonet Circle
    Ba Aluk
    Batara Pandita
    Ratapan Timor
    Humba Sumba
    East Indies feat. Kronutz
    Vertical
    Sacrum
    Equator

    Produser: Dissa Kamajaya
    Mixed & Mastered: Dissa Kamajaya
    Desainer Sampul: isapanicmonsta

    Nyanyian di lagu Bei Mau Loops diambil dari kesenian Bei Mau di Kamanasa, Central Malaka, Belu Regency, East Nusa Tenggara. Direkam oleh Aural Archipelago (Palmer Keen).

    Nyanyian di lagu Bonet Circle diambil dari kesenian Bonet Nitu di Susulaku A, Insana Regency, North Central Timor. Direkam oleh Aural Archipelago (Palmer Keen).

    Nyanyian di lagu Ba Aluk diambil dari kesenian Beluk Sawah di Cikeusal, Tasikmalaya, West Java. Direkam oleh Aural Archipelago (Palmer Keen).

    Nyanyian di lagu Ratapan Timor diambil dari kesenian Ratapan di Susulaku A, Insana Regency, North Central Timor. Direkam oleh Aural Archipelago (Palmer Keen).

    Nyanyian di lagu Humba Sumba diambil dari kesenian Panggaiyang di Sumba Timur. Direkam oleh Aural Archipelago (Palmer Keen).

    Nyanyian di lagu Vertical diambil dari kesenian Bei Mau di Kamanasa, Central Malaka, Belu Regency, East Nusa Tenggara. Direkam oleh Aural Archipelago (Palmer Keen).

    Nyanyian di lagu Sacrum diambil dari kesenian Bidu di Susulaku A Village, Insana District, North Central Timor. Direkam oleh Aural Archipelago (Palmer Keen).

    Dirilis oleh Yes No Wave Music

  • (Free Download) Single Ketiga Life Cicla – ‘Alunan Auman’

    (Free Download) Single Ketiga Life Cicla – ‘Alunan Auman’

    Life Cicla, unit baroque pop yang kaya akan unsur ethnic & rockcoustic asal Bogor memperkenalkan single terbaru mereka ‘Alunan Auman’. Konon katanya lagu ini terinspirasi dari awal pertemuan Yosh Bonar dengan para aktivis dari Veteran.com, mereka menggalang dana untuk peduli kepada para pejuang bangsa yang kini begitu sulit hidupnya. Karena hal itu ‘Alunan Auman’ bercerita tentang para pejuang yang dengan gigih berjuang untuk bangsanya, yang mempertaruhkan nyawa demi negerinya, yang mengorbankan hidupnya demi sebuah kata “Merdeka”. Alunan Auman dalam hatinya meluap, menjadi keyakinan dan kekuatan, menjadi rindu dan semangat bahwa mereka bisa menyelamatkan negerinya. Tapi, jangan ada beranggapan atau sampai melabelkan “sangat nasionalis” kepada band ini. Tema besarnya hanya tentang para veteran terlupakan. Menurut rilisan pers yang kami terima bahwa “Tidak sedikit dari mereka yang hidup lebih pahit dari masa itu, kini tua renta semakin tak berdaya, jasa dan nama besarnya tidak mampu memperpanjang masa hidupnya, bangsanya seakan melupakannya.”

    Life Cicla memberikan sebuah karya untuk didengarkan teman-teman dan khalayak masyarakat luas dengan harapan besar masih adanya sebuah rasa peduli yang sangat tinggi terhadap sesama disekitar. “Dalam aksi panggung yang kami lakukan kami terus membuat pesan “Tunjukkan rasa perduli kalian dengan kasih sayang terhadap sebelah kalian” karena dengan begitu kalian benar-benar memberikan cinta untuk membuat kedamaian agar tidak ada lagi konflik-konflik diantara sekitar.” Dibawah naungan Paviliun Records mereka akan segera melepas album penuh “Jejak Pesinggah”. Sebelum itu mari kita dengarkan terlebih dahulu single terbaru mereka ‘Alunan Auman’  yang dapat diunduh secara bebas dibawah ini.

  • Download Bottlesmoker “Gambol” dan lagu-lagu Indie terbaik dari seluruh dunia.

    Download Bottlesmoker “Gambol” dan lagu-lagu Indie terbaik dari seluruh dunia.

    bottlesmoker
    Bottlesmoker merayakan mp3 day dan mengundang para remixer untuk me-remix single Gambol. Sebuah single yang didedikasikan pada permainan elektronik klasik. Bersama dengan mereka juga ada 15 track lain dari manca negara. Silahkan di download.

    Click the play button icon to listen to individual songs, right-click on the song title to download an mp3, or grab a zip file of the full 16-track compilation through Dropbox here.

    ARGENTINA: Zonaindie
    Blito y Los IntermitentesA Donde Vas
    Blito y Los Intermitentes released their debut album, Nada, independently this year. Led by singer-songwriter Blito Dojtman, the band’s sound usually starts in acoustic form and then takes different paths through rock, pop and even tango. If you like A Donde Vas, you can download the whole album from Bandcamp.

    AUSTRALIA: Who The Bloody Hell Are They?
    AustraliaWho R U?
    Contrary to popular belief, winter exists in Australia. Escaping from the cold is easy – we turn to home brewing and gregarious electro-pop. Australia (the band) are striding in the same disco patriotism line of outfits like Total Giovanni and Client Liaison. Cue the energetic side-strut – it’s all anthemic beats and Roxy Music guitar frills in view here. Unless you’re allergic to having a good time, it’s hard not to like this track. The Sydney trio’s debut album, Portraits Of People, Places And Movies, is out in August.

    CANADA: Ride The Tempo
    Men I TrustAgain (feat. Ghostly Kisses)
    Montreal electronic collective Men I Trust collaborated with Ghostly Kisses in a beautiful electronic-infused ballad called Again. Local collaborations are huge here in Canada and this one is just so perfect.

    CHILE: Super 45
    Alejandro ZahlerWaltz Número 7
    Instrumental, dreamlike and atmospheric music is what Alejando Zahler does. His first album has a charming, homey, kind sound. The musician and producer played all the instruments (guitars, synths, bass, among others) and recorded the tracks at AZT Estudios. Not wanting to play the album live has made this project even more personal.

    COLOMBIA: El Parlante Amarillo
    OmohBoth
    Omoh is Andrés Rebellón and Sarah Montoya, both born in Bogota but now living in different cities. They found a way to make music together despite the distance between them, just like The Postal Service did. The outcome was an EP called St. Clara, released in June 2015. This month’s MAP track, Both, is a reflection of Omoh’s music: subtlety that leads to grandstanding. It is so nice to find music of this calibre made in these lands. This EP is available at Bandcamp as a name-your-price download.

    DENMARK: All Scandinavian
    D/troitSoul Thing
    It’s nothing but a soul thing with D/troit, and really there is little else needed to be said about this Danish quintet who, as their name implies, honours one of the genres to come out of the Motor City. Well, apart from a load of superlatives to describe the greatness of their six-song debut, Do The Right Thing. Here is Soul Thing as a MAP exclusive download.

    ECUADOR: Plan Arteria
    Tripulación de OsosCavernícolas Dando a Luz
    Earlier this year Tripulación de Osos released debut album Robormiga, delivering powerful garage riffs, uncomplicated lyrics and a freshness that has allowed them to consolidate their status as one of the most acclaimed local live acts. Cavernícolas Dando a Luz comes highly recommended.

    INDONESIA: Deathrockstar
    BottlesmokerGambol
    Bottlesmoker, one of the best electronica duos in Asia, asked remixers from around the world to rework their song Gambol for Netlabel Day. Visit here to listen to the full project and check out Free Music Archive.

    IRELAND: Hendicott Writing
    Áine DuffyWon’t Go
    Won’t Go is the lead single from With Bells On, the debut album by sublime Cork indie/power-pop singer Áine Duffy. Duffy’s just starting out, but has already picked up passionate fans in the United States and Switzerland. She’s all set to take Ireland by storm, starting with the stomping emotional melodies of this hook-laden piece of pop brilliance.

    ITALY: Polaroid
    Matilde DavoliTell Me What You See
    Hailing from the south of Italy and now living in London, Matilde Davoli is an electronic musician with a pop and folk background. She was in the great Studiodavoli, and then Girl With The Gun. For her solo debut, I’m Calling You From My Dreams, where she plays almost every instrument, she created a sound full of 80s synths, minimal rhythms and hazy melodies. My favorite is the Au Revoir Simon-esque Tell Me What You See – with its delicate elegance it sounds like a summer dream.

    MEXICO: Red Bull Panamérika
    MondragónPresentimiento Complejo
    Classical meets musique concrète, new age and awkward electronica as Mexico City producer Edgar Mondragón follows the heritage of Vangelis, Tangerine Dream and Aphex Twin. He make an ambitious effort to capture the suprematist angles on Kazimir Malevich’s paintings on 14-minute track Presentimiento Complejo (“Complex Premonition”). Try listening to the whole work – it’ll surely suppress your ADD and bring you to a sublime state of grace.

    PERU: SoTB
    GomasOfuscación
    Gomas is a six-piece band with a truly original style, led by Hernando Súarez and Susana Cebrián. They recently released their first EP, Canas Verdes, which exudes an amazing sensation of youthful fun thanks to their addictive female vocals and fresh indie-pop.

    PORTUGAL: Posso Ouvir Um Disco?
    BallaArqueologia
    Balla, a project by producer and musician Armando Texeira, has a sound that will please fans of Depeche Mode and New Order. Arqueologia, a song about loss, is the first single from Balla’s new album, Submundo, which will be released in October. Armando’s love for electronica is apparent, with a Buchla Music Easel synth among various instruments used on this record. Check out the video for the album’s title track.

    SCOTLAND: The Pop Cop
    Broken BoyJust To Leave You
    St Andrews isn’t just about its university and golf, you know. The town can also boast a hugely promising young three-piece in Broken Boy, led by brothers Cameron and Stewart Black up front, with Fraser Laing on drums. MAP exclusive download Just To Leave You (see video) typifies the sort of radio-ready guitar-pop music they specialise in. They play fast and tight, ooze presence on stage and know how to write songs that crackle with energy. Broken Boy are going places for sure.

    SOUTH KOREA: Indieful ROK
    Say Sue MeBad Habit
    A self-proclaimed summer band, Busan-based quartet Say Sue Me have followed up last year’s debut album with EP Big Summer Night. The summery surf sound of the new release is perfectly exhibited in Bad Habit with its fuzzy guitars and catchy melody.

    UNITED STATES: We Listen For You
    Olivia QuillioMeet You At The Bottom
    Described as having “a voice beyond her years”, Quillio writes thoughtful and emotive songs seated in the realms of folk, soul and sometimes jazz.

    *photos from Bottlesmoker’s documentation.

  • Maverick – Gridlock Harmony

    Maverick – Gridlock Harmony

    https://soundcloud.com/mvrcksounds/gridlock-harmony

    Salah satu dari projek musik dari Wing Narada.




    maverick-gridlock_harmony

  • HMGNC merilis Today and Forever

    HMGNC merilis Today and Forever

    Today and Forever
    Today and Forever

    Beberapa waktu lalu saya berkesempatan mendengarkan single (yang saat itu masih disebut) “With You” dibawakan live pertama kali di Surabaya, disitu saya merasa kalau band ini masih punya energi yang cukup untuk terus berkembang besar di scene ini.

    Beberapa minggu kemudian setelahnya, saya mendapat kabar kalau mereka sekarang berkolaborasi dengan label baru Papermoon Records dan merilis single perdana “Today and Forever” secara gratis mulai 1 April 2015. Yang ternyata adalah lagu yang dulu dibawakan di Surabaya,sekarang single tersebut telah diberi judul resmi.

    ” Sebuah karya pertama dari proses intensif dalammencari yang terbaik. Dengan musik yang lebih matang, seiring dengan penggalian emosi yang dirasakan, single ini bercerita tentang konsep cinta seseorang, yang tidak mengenal batas.

    Selain untuk menandai langkah-langkah HMGNC berikutnya, single ini juga menjadi titik awal dari kejutan-kejutan HMGNC yang akan dihadirkan dalam bulan-bulan mendatang. Eksistensi mereka yang panjang menggambarkan ambisi mereka dalam bermusik, dan setelah lebih dari sepuluh tahun berkarya, HMGNC belum menunjukkan tanda-tanda untuk berhenti.”

    Seperti dikutip dari rilis pers mereka. Single akan bisa diunduh secara terbatas mulai 1 April di tautan

    atau coba lihat snippet nya terlebih dahulu.

    Video singkat promo nya @hmgnc 🙂

    A video posted by deathrockstar (@deathrockstar.club) on

    Selamat berburu dan jatuh cinta.

    hmgnc.net
    soundcloud.com/hmgnc
    bandcamp.com/hmgnc
    reverbnation.com/hmgnc
    instagram.com/hmgnc
    facebook.com/hmgnc
    twitter.com/homogenicworld