“You Can’t Handle The Truth”

Adalah sebuah album yang mampu untuk mendobrak, berubah, inovatif dan anthem, sebuah pandora bagi generasi pembuka milenia melalui sesuatu yang dikemas menjadi kepekaan, inovasi dan cara untuk bersenang-senang

Setelah mendengarkan dua single dari album perdana Mitosmistis, saya tidak akan mendebat pernyataan press release mereka mengenai album ini. Single-single yang sekilas lansung mengingatkan pada Atari Teenage Riot ini sangat keras dan mendobrak. Mungkin membuat Alec Empire senang ada band yang tidak sekedar ‘terinspirasi’ tetapi mampu memberikan karakter sendiri.

Band ini terbentuk pada aakhir tahun 2016, band yang memiliki filosofi sesuatu yang “logis”, kebalikan dari namanya itu sendiri “mitos”. Sebuah susupan alter ego dari empat karakter yang memiliki visi dan misi yang sama, yakni membuat sesuatu yang diluar dari ruang batas akar bermusik para personilnya seperti LORD di band emo post punk hardcore bernama ALONE AT LAST, DEEDZ di band elektronic rock bernama C.U.T.S, MONODARK di band metal NECTURA dan Dr. DHON sebagai penyempurna atribut DnB, rock, electronic dance rock, old school hip-hop, industrial, metal dan nuansa pop.

Dalam waktu singkat, mereka berhasil memperoleh antusiasme dan dukungan dari rekan-rekan musisi dari negara lain seperti Rusia, Korea, Jepang, Hongkong yang memonitor dan memotivasi MITOSMISTIS untuk segera merilis album perdana. Bentuk dukungan mereka didedikasikan dalam intro album ini nanti, akan jadi seperti apa? kamu beli aja dulu CD nya.

Salah satu single berjudul ‘Gibberish’ akan mendapatkan bantuan dari MORGUE VANGUARD a.k.a UCOK HOMICIDE.

Delapan track berdurasi 34 menit Dakan memberikan sesuatu yang baru untuk komunitas. Itulah
kata yang mewakili album pertama empat mahluk MITOSMISTIS: LORD, DEEDZ, Dr. DHON dan MONODARK.