Author: eric

  • Grandfather

    [download id=”353″]
    Adalah band alternatif-rock asal New York, yang stress karena hasil rekaman dirumahnya tidak kunjung memuaskan walaupun sudah menggunakan alat-alat canggih dan software paling update. Akhirnya mereka menghubungi Steve Albini untuk merekam lagu-lagu mereka, yang kemudian ternyata berhasil dengan baik dan mereka memperoleh perhatian karena pujian yang diberikan Steve Albini pada mereka disebuah kesempatan interview.

    Dan memang keputusan mereka mengajak Steve Albini adalah tepat, karena berhasil mengeluarkan agresifitas secara implosif (khas Steve Albini) dan beberapa perubahan ketukan drum untuk menambah tekanan disetiap lagunya, plus beberapa bebunyian aneh yang melengkapi delay-delay lapisan suara gitar yang invasif.

    Album mereka bisa didownload secara gratis di website mereka

    Kamu bisa mencoba mendengarkan perbedaan rekamannya disini :
    SonicScoop.com Exclusive by Grandfather

    dan membaca sebuah artikel yang menarik mengenai proses rekaman mereka disini.

  • Les Chauds Lapins

    Adalah Kurt Hoffman dan Meg Reichardt yang melakukan spesialisasi repertoire lagu-lagu berbahasa Perancis, terutama aransemen swing era ’20 sampai ’40-an. Membawakan kembali aransemen-aransemen yang sudah hampir terlupakan dengan kombinasi banjo-ukulele string trio dan menggabungkan nya dengan akar jazz Amerika.

    Dan untuk menyambut valentine, ini ada lagu untuk kalian yang sedang dimabuk asmara *aheyyy, silahkan romantis-romantisan dengan pasangan anda.
    [download id=”349″]
    http://www.myspace.com/chaudslapins

  • L’alphalpha

    [download id=”348″]
    Hari ini ada peluncuran perdana album “When We Awake, All Dreams Are Gone” milik band avant-garde-noise-dream-pop asal Jakarta bernama L’alphalpha. Sebuah album yang penuh dengan mimpi yang dibangun dari berbagai bebunyian dan soundscape yang terang-terangan terpengaruh dari Sigur rós, namun walaupun begitu mereka tidak sekedar meniru bunyi-bunyian nya tetapi juga memasukkan jiwa dari masing-masing personel kedalam setiap instrument yang mereka pegang.
    Dan saya rasa hari ini menjadi penting karena satu lagi album band lokal Indonesia menunjukkan sebuah kualitas musik yang kaya.

    Contact :

    @satriaramadhan
    +62 818 496654
    satriaramadhan@gmail.com
    www.satriaramadhan.tk

    L’alphalpha Management
    Jl. Bumi 17 Mayestik – Kebayoran Baru
    Jakarta Selatan – Indonesia

    http://myspace.com/alphasource
    www.lalphalpha.tk

  • Morfem – Indonesia

    Album mini ini adalah soundtrack terbaik bagi kaum sub-urban ibukota yang menghabiskan sebagian besar waktu kehidupannya di jalanan. Kasar, ironis, balada, tidak banyak basa-basi dan kehidupan yang melelahkan untuk bertahan hidup di ibukota.

    Jeritan suara hati yang menyuarakan sebagian besar kaum pekerja yang tiap hari berjejal di bis kota sampai bisa mengatur waktu tidurnya sambil berdiri, juga untuk mereka yang seringkali harus melewati daerah preman sendirian, ditilang polisi nyumpet, menyuarakan kekesalan bagi yang pernah dicuri sepedanya, dan kerinduan akan udara segar.

    Coba kamu dengarkan sendiri dan berikan pendapat.
    [download id=”243″]
    [download id=”273″]

  • Myston

    Adalah duet band mystic rock asal Finlandia yang konsep pembentukannya rada-rada absurd dan tidak jelas, namun justru jadi menarik. Seperti gabungan Danzig, the White Stripes, Black Sabbath ditambah sedikit kerasukan mahluk halus jadilah Myston, dynamite duo asal Turku.

    Album mereka yang berjudul Arkaem siap dirilis oleh EllucaArts tengah tahun ini, dan lagi siap-siap tur promosi album keliling Eropa.

    Untuk sedikit perkenalan, mereka menyebarkan video saat M & Jay Myston tampil membawakan lagu ‘Burns Your Demon”
    http://www.myspace.com/mystons