Toko Re, toko souvenir dan seni terkurasi yang terletak di area Retawu Deli, Malang menyulap area toko menjadi ‘wahana’ experience room. Wahana ini memberikan pengalaman imersif audio visual dan kegiatan interaktif yang disusun sedemikian rupa untuk membawa pengunjung menemui dirinya sendiri.
Wahana ini rupanya berhasil dan membuat banyak orang menjadi terharu, menangis dan lega setelah melewati rangkaian aktifitas di wahanan ini. Acara ini diselenggarakan mulai tanggal 8 hingga 15 April 2024.
Ananda Badudu di Toko Re, Malang.
Di penghujung acara, Ananda Badudu dipilih untuk menutup dan menggarisbawahi pesan yang ingin disampaikan dari seluruh rangkaian acara selama seminggu tersebut. Selain mencoba experience room, Ananda Badudu juga hadir dalam intimate tea party, menulis dan sharing bersama penggemarnya. Di malam harinya, Ananda Badudu tampil dengan format trio bersama biola dan cello, dan menyematkan seremoni sederhana, mengubur sebuah buku yang digunakan selama experience berlangsung sebagai ajakan untuk semua yang hadir untuk semangat berjalan lebih jauh dalam hidup mereka masing masing.
“Pengalaman saya memasukinya, seperti didorong untuk memikirkan perkara-perkara eksistensialis yang notabene berat, tapi didorong dengan cara yang ringan dan menyenangkan dengan cara menyusuri wahana yang ada. Bayangkan, perenungan mendalam terpantik hanya lewat wahana singkat yang disusuri tak lebih dari 15 menit.” – Ananda Badudu
Ananda Badudu merilis e.p Angkat dan Rayakan di tahun 2021. Berisikan enam lagu yang diantaranya berkolaborasi dengan Indra Perkasa, Monita Tahalea dan Gardika Gigih.
Angkat dan Rayakan menurut saya adalah rilisan yang menarik, karena eksperimentasi dan eksplorasi bebunyian di rilisan ini membuat lagu-lagunya jadi terasa lebih dalam dan reflektif.
Ananda Badudu
Karena menikmati rilisan ini, maka itu saya memutuskan untuk memesan paket merchandise yang lebih komplit. Berisikan t-shirt, payung dan postcard dengan ilustrasi karya Nasrul Akbar (Ganas) yang merupakan interpretasinya terhadap lagu “Angkat dan Rayakan”.
Gambarnya Siput lagi mendorong batu ke puncak bukit, terinspirasi dari cerita Sisyphus. Dihiasi kata-kata mutiara khas Nasrul Akbar.
Setelah paket datang, sayapun menyiapkan waktu di hari Senin untuk ke daerah Jakarta Selatan, di mana lokasi pertunjukkan rahasia ini akan berlangsung.
Set list dari show Ananda Badudu
Turun hujan di sore hari Senin tanggal 20 Desember 2021, yang membuat payung merchandise Ananda Badudu ini jadi berguna. Lokasi pertunjukkan di Evlogia Coffee di sebelah Pasar Santa itu tidak terlalu besar, hanya bisa diisi beberapa belas penonton jika ingin menikmati set pertunjukkan Ananda Badudu dengan nyaman.
Jam 7 malam, pas setelah saya menyelesaikan kopi dan roti untuk ganjal perut, acara dibuka oleh Indra Perkasa yang memainkan komposisi improvisasi sepanjang 15 menit. Indra Perkasa ini adalah salah satu kolaborator utama di e.p Angkat dan Rayakan. Setelah set 15 menit ini, ia juga berkolaborasi di lagi “Hiruplah Hidup”.
Indra Perkasa & Ananda Badudu di lagu Hiruplah Hidup
Pertunjukkan malam itu dibagi menjadi dua sesi, dan Ananda memainkan 4 lagu di masing-masing sesi. Sesi satu dibuka dengan musikalisasi puisi “Rindu” karya Subagio Sastrowardoyo dan ditutup dengan “Angkat dan Rayakan” versi akustik dan vokal semua oleh Ananda Badudu tanpa duet.
Sementara sesi dua dibuka dengan “Hiruplah Hidup” berkolaborasi dengan Indra Perkasa, dilanjutkan dengan “Sampai Jadi Debu” versi sendirian, “Yang Patah Hilang Berganti” juga versi sendirian, sementara “Kita Berangkat Saja Dulu” dibantu lagi oleh Indra Perkasa.
Setelah selesai dua sesi, kemudian dilanjutkan dengan satu lagu encore dari Banda Neira. Malam itu kemudian ditutup dengan makan pizza traktiran Ananda Badudu dan sesi tanda tangan.
Dengarkan e.p Angkat dan Rayakan di berbagai platform streaming.