Tag: angsa & serigala

  • Araji Merilis Sebuah Lagu untuk Merayakan Kesendirian

    Araji Merilis Sebuah Lagu untuk Merayakan Kesendirian

    Araji dikenal sebagai vokalis Angsa & Serigala yang sekarang mencoba menjalani karier sebagai seorang solois dan merilis sebuah lagu berjudul “Menarilah Sendiriku”.

    “Menarilah Sendiriku” adalah sebuah lagu balada yang merupakan perwujudan perasaan sendu dari sang musisi.



    “Lagu ini adalah sebuah ‘teman’ untuk merayakan kesendirian”

    Araji 2023

    Lewat lagu ini Araji juga berharap dapat memberikan sudut pandang yang berbeda dalam menghadapi kesepian dan kesendirian. Karena menurut Araji, kesendirian bukanlah sesuatu yang harus diratapi melainkan harus dinikmati untuk mempermudah kita menerima semuanya lalu berdamai dengan keadaan tersebut.

    Araji

    Dentingan piano bertempo lambat menemani vokal musisi dengan nama asli Hendra Arrazi ini. Dengan suasana seperti itu, lagu ini terdengar sangat sedih dan benar-benar cocok untuk pendengar yang sedang mengalami kesendirian.

    Lagu ini adalah karya pembuka bagi Araji yang akan terus melahirkan banyak lagu kedepannya.

    Lagu ini sendiri sudah dapat didengarkan di seluruh digital streaming platform favorit sejak 23 Juni 2023
    klik: https://tidyurl.link/araji .
    Selain itu, Araji juga merilis sebuah music video pada tanggal yang sama. Music video tersebut dibintangi oleh Ricard Zhang dan Araji sendiri, dimana Ricard mencoba menginterpretasikan rasa kesepian juga proses menemukan kedamaian dalam kesendiriannya melalui gerak tari kontemporer, dan Bayu Yoga Umbara didapuk menjadi sutradara dari music video ini dengan dibantu oleh rumah produksi Abad 21 Studio.



  • Angsa & Serigala dan Interpretasinya Akan Skandal Cinta

    Angsa & Serigala dan Interpretasinya Akan Skandal Cinta

    Setelah merilis “Bulan” di tahun 2016 kemarin, Angsa & Serigala kini merilis Single “Biru’ yang merupakan single pertama dari Album kedua bertajuk “Ruang Waktu”. Single ini dirilis oleh Beruang Records dan Demajors Independent Music Industry (DIMI) belum lama ini dan album musiknya sendiri akan segera dirilis.

    Album ini berisikan 9 lagu baru + lagu “Bulan” (remixing)

    Single “Biru” sendiri merupakan interpretasi Angsa & Serigala terhadap “Love Affairs” atau skandal cinta yang sangat mudah terjadi dengan bantuan teknologi. Lagu ini juga merupakan representasi album ‘Ruang dan Waktu’, dengan beat yang menderu dan aransemen yang relatif sederhana.

    Album “ Ruang Waktu” ini merupakan sebuah karya orisinil Angsa & Serigala yang juga sekaligus proses transformasi baik secara formasi personil maupun secara musik. Dengarkan lagu ini di berbagai layanan streaming.

    Angsa & Serigala sekarang adalah:
    Hendra Araji ( Voc + Acoustic Guitar )
    Meyga Sukmana ( Voc +Synthesizer )
    Esa Prakasa ( Lead Guitar )
    Vicky Hediana ( Bass )
    Viddy Hediana ( Drum )

    Angsa & Serigala
    Angsa & Serigala

  • FESTIVAL SEPERLIMA 2014 “BEDA ITU BIASA”

    FESTIVAL SEPERLIMA 2014 “BEDA ITU BIASA”

    Beda Itu Biasa
    Beda Itu Biasa

    SIARAN PERS
    FESTIVAL SEPERLIMA 2014
    “BEDA ITU BIASA”
    26 OKTOBER 2014

    Jakarta (26/10/2014). FESTIVAL SEPERLIMA 2014 bertema “Beda Itu Biasa” diadakan sebagai peringatan akan semangat Sumpah Pemuda sebagai salah satu peristiwa bersejarah bagi pergerakan anak muda di Indonesia yang kerap diperingati kembali dalam konteksnya untuk “memelihara persatuan” ketimbang “merayakan perbedaan”. Padahal, penghargaan terhadap perbedaan dan keberagaman makin terasa penting dan relevan bagi kehidupan anak muda di Indonesia, terutama dalam menghadapi berbagai permasalahan seperti kekerasan (termasuk kekerasan seksual), perkelahian pelajar, bullying, diskriminasi antar kelompok yang kian marak akhir-akhir ini.

    Maraknya kekerasan yang dilakukan atau menimpa anak muda bukanlah isapan jempol. Catatan Komisi Nasional Perlindungan Anak (Komnas Anak) mencatat ada 229 kasus tawuran pelajar sepanjang Januari-Oktober tahun 2013, sementara Komisi Nasional Anti-Kekerasan terhadap Perempuan mencatat adanya 279.760 kasus kekerasan terhadap perempuan terjadi sepanjang 2013. Semakin maraknya tindak kekerasan berakar dari kurangnya penghormatan terhadap bentuk-bentuk keberagaman berekspresi, penghargaan terhadap perbedaan latar belakang dan semakin sempitnya ruang bagi anak-anak muda untuk bertemu, berdialog dan bertukar gagasan dan ide-ide kreatif. Minimnya ruang ekspresi dan kesempatan menonjolkan ide kreatif adalah salah satu faktor pemicu intoleransi dan
    kekerasan.

    Salah satu cara untuk menekan tingkat kekerasan adalah dengan menyelenggarakan Pendidikan Kesehatan Seksual dan Reproduksi (PKRS) di sekolah. PKRS sangat berguna bagi jiwa remaja yang sedang mengalami masa transisi dari anak-anak menuju dewasa. Pendidikan kesehatan reproduksi atau seks yang komprehensif tidak hanya soal menjaga kesehatan saja, tetapi juga aspek psikologis, pemberdayaan, kecakapan hidup, dan prinsip anti-kekerasan.

    Oleh karena itu Seperlima, sebuah gugus kerja yang terdiri dari Pamflet, Pusat Keluarga Berencana Indonesia, Rahima, Pusat Kajian Gender dan Seksualitas Universitas Indonesia, dan Hivos bekerjasama dengan promotor konser G Production mengadakan Festival Seperlima 2014: Beda Itu Biasa untuk merajut kembali semangat menghargai perbedaan anak muda serta memberi ruang bagi anak muda untuk mengeluarkan gagasan-gagasan kreatif yang selama ini terpendam.

    Pada kegiatan ini diselenggarakan juga kompetisi poster infografik untuk menjaring aspirasi
    anak muda terkait masalah-masalah di sekitar mereka. Festival ini akan diramaikan oleh
    musisi muda seperti Tika &The Dissidents, Sore, Dialog Dini Hari, Risky Summerbee & The
    Honeythief, Witches, Polkawars, Harlan, Luky Annash, Zeke Khaseli, Folkagogo, dan Angsa
    & Serigala. Selain itu juga akan ada pemutaran film dari beberapa sineas muda, antara lain
    Bernadette karya Paul Agusta, Silent karya Sidi Saleh, Masa Sih karya Chairun Nissa, serta
    Mencintai Nisan karya Dmaz Brodjonegoro.

  • ‘SUNDAY LIGHT’ (Bandung); Liyana Fizi, Angsa & Serigala, Strangers


    CLAPmusic Proudly Present:

    ‘SUNDAY LIGHT’

    Beat n Bite, Jl. Ambon 8A Bandung

    1 Mei 2011 jam 19:00 WIB – selesai

    Host by Duo Unyu ‘Niken Resti Pratiwi & Naluri Bella Wati

    FREE!

    Seperti biasa, CLAPmusic selalu memfasilitasi musisi dari luar Indonesia untuk unjuk gigi di Indonesia, dan setiap eventnya akan dibuka oleh penampilan dari local-talent. Ada 5 performer yang akan tampil di edisi kali ini, 1 dari Kuala Lumpur (Malaysia), 4 dari Indonesia serta 3 orang DJ lokal.

    ***

    LIYANA FIZI (Malaysia)

    Angsa & Serigala

    Strangers

    Nada Fiksi

    Paperback

    DJ Set & Mixtape By : Elang Eby, Brigadir Sobirin, Huck Finn

    ***

    Profil masing-masing performer dapat anda temukan dengan mudah menggunakan berbagai metode, salah satunya adalah dengan cara meng-googling. Untuk lebih jelasnya datang aja deh tanggal 1 Mei, tau sendiri kan acara @CLAPmusic belum pernah ga rame.

    Jangan sampai menyesal karena ga hadir. See u bro & sis.. 🙂

    Supported by:

    BEAT N BITE – MAICIH – DEMAKHOUSE – CHAINSAW BOOGIE

    Media Partner:

    99ers Radio – Oz Radio – Global Radio – Deathrockstar – Suave Magz – Scool Magz – Provoke! Magz – Uncluster – MusicBandung – Gigsplay – infobdg –indiebandung.com – wastedrockers – PR Belia – HAI Online – Cucokrowo Mekgejin – FORMagz – ZiggieWiggy STV – Omuniuum – Radiologia CommonRoom

    Info:

    Yulius Iskandar

    +628122385759 – +6287867823369

    www.twitter.com/clapmusic