
Cherry Pop Festival 2025
09-10 Agustus 2025
Lapangan Panahan Kenari, Yogakarta
https://www.instagram.com/cherrypopfest/



Cherry Pop Festival 2025
09-10 Agustus 2025
Lapangan Panahan Kenari, Yogakarta
https://www.instagram.com/cherrypopfest/


Menghadirkan 27 musisi tanah air dan 2 musisi mancanegara,
Sunset Rollercoaster (Taiwan) dan Summer Salt (USA).
Bertempat di Kuningan City, Jakarta Selatan, 22-23 Maret 2019.
Jakarta, 1 Maret 2019 – Festival musik alternatif yang diselenggarakan setiap tahun secara rutin oleh para generasi muda kini kembali hadir!

Di tahun keempat ini, The Sounds Project melakukan ekspansi menjadi 2 hari yaitu pada Jumat dan Sabtu, 22 dan 23 Maret 2019, dengan berbagai jajaran musisi berkualitas dari dalam dan luar negeri.
Pada hari pertama, Jumat, 22 Maret 2019 :
Adhitia Sofyan, Bam Mastro, Diskoria, Fourtwnty, HIVI!, Kunto Aji,, Kurosuke, Maliq & D’Essentials, Mocca, Pamungkas, Project Pop, Reality Club, Sunset Rollercoaster, serta White Shoes & The Couples Company
Hari kedua Sabtu, 23 Maret 2019,
Barasuara yang melakukan kolaborasi visual spesial dengan Isha Hening, Naif, Danilla, .Feast, G r r r l G a n g , Jamrud, Jason Ranti, NDX AKA, Sisitipsi, Stars and Rabbit, Summer Salt,
The Cat Police, The Adams, The S.I.G.I.T, hingga The Upstairs.
Selain penampilan musik, The Sounds Project Vol. 4 juga akan memberikan berbagai aktivitas serta edukasi di area festival. Pengunjung dapat menyimak berbagai ilmu dalam program Music Talks bersama pelaku aktif di industri music sidestream ataupun
mainstream sekarang.
Program ini kemudian akan terbagi ke dalam dua sesi di hari pertama dan dua sesi di hari kedua.
The Sounds Project vol. 4 juga akan menghibur dan memanjakan pengunjung yang hadir dengan berbagai instalasi seni dari mulai mural,UV Room experience sampai visual mapping yang dapat digunakan untuk ber-swafoto, Karaoke Box untuk melepas lelah sejenak sambil menunggu penampil kesayangan, serta berbagai aktivitas lainnya seperti Music Market dan Movie Area yang dapat menambah pengalaman seru berkunjung ke festival ini.
Pembelian tiket dapat melalui website http://www.thesoundsproject.com/
Tiket
yang saat ini masih tersedia adalah kategori Regular dengan harga Rp 400.000,- untuk tiket 2 Days
Pass dan Rp 230.000,- untuk tiket Daily Pass. Tiket dengan kategori Daily Early Entry juga
tersedia dengan harga Rp 150.000,- melalui kedua cara pembelian di atas.
Website : www.thesoundsproject.com Instagram : @thesoundsproject Twitter : @soundsproject_

Pesta Pora adalah platform yang menyajikan pertunjukan musik
dengan line-up berkualitas sebagai fondasi utama.
Pesta Pora juga
diciptakan untuk menjadi titik temu antar musisi dengan para fans/audiences, serta antar
komunitas dengan seluruh ekosistem musik untuk dapat bersenang-senang dan bersukacita
bersama.
Melalui akun media sosialnya, Pesta Pora merilis empat line-up yang akan
memeriahkan panggung perdana Pesta Pora pada hari Rabu, 19 Desember 2018, di Ballroom
Hotel Bumi Wiyata, Depok.
Line-up pertama yang akan mengguncang panggung Pesta Pora
yaitu Barasuara, band alternative rock yang baru-baru ini merilis single yang bertajuk, “Guna
Manusia”.
Selain Barasuara, ada band yang juga memiliki lagu-lagu sarat makna dengan
balutan musik rock yang akan memeriahkan Pesta Pora, yakni Feast.
Kemudian ada Sisitipsi, mereka akan membuat kita berdansa oleh musik Dirty Jazz-nya serta kental dengan sound 50’s
hingga 80’s yang menjadi ciri khas mereka.
Line-up terakhir yang akan melengkapi Pesta Pora Rabu malam nanti adalah Efek Rumah Kaca, dengan membawa lagu-lagunya yang penuh kritik serta banyak menyentuh dan memotret keadaan sosial tanpa mengenal stratifikasi yang ada.
Pesta Pora dapat diikuti oleh semua kalangan. Tiket normal Pesta Pora masih tersedia dengan harga Rp 50.000 (Lima puluh ribu rupiah).
Ingin tahu info terbaru dari Pesta Pora? Pantau terus akun media sosial Instagram
@_pestapora untuk mengikuti kelanjutannya!


“Duakeun : Penunggang Badai Bandung 2nd Anniversary”
Sabtu, 8 Desember 2018
Pukul 15:00 WIB
107 Garage Room
Jl. Ciumbuleuit No. 107 Bandung
Dimeriahkan oleh :
– Barasuara
– Kamis Malam
– Flame Percussion
– Sarjana Pelipur Lara
And more to be announced!
Tiket Rp. 75.000, termasuk :
– Intimate Session with Barasuara
– Coffee & Meals
– Sticker Pack Spesial 2nd Anniversary
Pemesanan tiket, silahkan kontak ke LINE : @rez5373h (Penunggang Badai BDG)
KUOTA TERBATAS !
Rekan Media :
– @fallenangel.division
– @gilanada
– @incotivecom
– @junksradio_
– @koncos.club
– @mibnet
– @musicnity
– @rockstagejournal
– @stage.journal
– @stereosnapid


Saya rasa sebagian besar dari pembaca review ini sudah mendengarkan album ini lebih dulu sebelum membaca tulisan ini. Mengingat saat saya membeli rilisan fisiknya saja saat Barasuara sudah masuk top10 best seller di Musik+.
Saya cuma mau bilang, saya setuju sekali dengan tulisan Boit Omu di blognya:
“2015 hampir berlalu begitu saja kalau tidak ada sebuah band bernama Barasuara”, Supergroup ini memang highlight tersegar tahun 2015.
Mereka membuat album yang solid, penuh skill, lirik yang puitis penuh makna, dan ngga maksa. Dipuji-puji oleh berbagai musisi, baik mainstream maupun indie label. Saya rasa, musisi-musisi papan atas itu menemukan rekaman album yang sebenarnya ingin mereka rekam. Bukannya malah terpaksa merilis album cinta abg disaat umur menjelang 50 tahun.
Banyak toko CD pun bahagia karena penjualan album mereka sangat baik. Omuniuum saja berhasil menjual 400 keping, Musik+ sudah masuk ke repeat order. Label distribusi mereka juga pasti bahagia.
Barasuara telah menunjukkan kalau musik berkualitas dan pada akhirnya memang ada pangsa pasar yang cukup besar. Saat ini mungkin belum bisa membelikan personelnya masing-masing sebuah rumah atau tur luar negeri dengan jet pribadi, tetapi dimana ada niat disitu ada kesempatan.
