Tag: Black Teeth

  • Black Teeth – Orang Goblok

    Black Teeth – Orang Goblok

    Black Teeth adalah band punk ugal-ugalan yang terbentuk di Jakarta pada awal 2014. Ide untuk membentuk band ini diprakarsai oleh Satriyo yang mengunggah lagu ciptaanya ke SoundCloud pada akhir 2013 lalu ketika masih tergabung dalam band Neurotic.

    Walaupun berawal sebagai one man project, Black Teeth bermetamorfosis menjadi band ketika Christopher Bollemeyer, Jerremia L Gaol dan Eno Gitara bergabung pada 8 Januari 2014 lalu. Selama 2 tahun perjalanan Black Teeth telah menelurkan satu buah album dimana jalur distribusinya dilakukan oleh label rekaman Demajors dan telah mencuri perhatian khalayak lewat karyanya yang sangat nyeleneh.

    Lebih dari satu tahun tidak merilis sesuatu dan dalam rangka usianya yang kedua, Black Teeth melepas materi barunya yang berjudul “Orang Goblok “. Pada lagu ini Black Teeth menceritakan potret situasi lalu lintas di Jakarta. Materi dalam format demo ini sengaja dilepas oleh Black Teeth dalam surat pribadi Satriyo sebagai pengenalan materi baru untuk album kedua yang tengah dalam proses penggarapan.

    :

  • HURUHARA Vol 1: Menampilkan grup rock and roll Kelompok Penerbang Roket dan unit punk rock ugal-ugalan asal Jakarta, Black Teeth.

    HURUHARA Vol 1: Menampilkan grup rock and roll Kelompok Penerbang Roket dan unit punk rock ugal-ugalan asal Jakarta, Black Teeth.

    Label rekaman independen asal Jakarta Berita Angkasa Records, merencanakan menggelar showcase pada 10 Desember mendatang di Camden Bar, Cikini, Jakarta. Bertajuk Huruhara Vol. 1, edisi perdana showcase yang didukung oleh Quiksilver tersebut akan menampilkan grup rock and roll roster mereka, Kelompok Penerbang Roket, dan unit punk rock ugal-ugalan asal Jakarta, Black Teeth.

    Huruhara rencananya akan diselenggarakan oleh Berita Angkasa Records secara berkala dengan mengundang satu band berdistorsi tinggi setiap edisinya untuk menemani Kelompok Penerbang Roket. Kedua band tersebut nantinya akan bertukar lagu untuk dibawakan ulang dengan gaya yang dimiliki setiap band.

    Rizma Arizky selaku pendiri Berita Angkasa Records menceritakan: “Ide awalnya diselenggarakannya ‘Huruhara’ adalah menjadi suatu medium Kelompok Penerbang Roket untuk memperluas jangkauan karya mereka, bertemu dengan pendengar, dan musisi-musisi hebat lainnya.”

    Kelompok Penerbang Roket yang diisi oleh Rey Marshall (gitar/vokal), I Gusti Viki Vikranta (drum/vokal), dan John Paul Patton (bass/vokal) mengungkapkan bahwa Huruhara Vol. 1 akan menjadi sejarah karena untuk pertama kalinya lagu mereka dibawakan ulang oleh band independen lain. Showcase tersebut juga menandai untuk pertama kalinya band yang sudah merilis dua album penuh–Teriakan Bocah dan album penghormatan untuk Panbers, Haai–membawakan lagu milik band lain yang mereka segani

    “Black Teeth itu band ‘nggak jelas’, tapi mereka punya attitude! Jarang band rock sekarang punya attitude,” kelakar singkat Rey.

    Sedangkan Black Teeth yang diperkuat oleh vokalis Satriyo, gitaris Coki Bollemeyer, bassist Jerry Killmore dan drummer Eno Gitara mengaku sudah tidak sabar untuk tampil di Huruhara Vol. 1 dan berbagi “kerusuhan” dengan Kelompok Penerbang Roket. Band yang sudah merilis album debutnya pada 2014 lalu ini juga sudah mempersiapkan hal spesial untuk Huruhara Vol. 1.

    “Kami di ‘Huruhara’ bakal cover satu lagu dari Kelompok Penerbang Roket. Terus rencananya Black Teeth juga bakal bawain materi baru untuk pertama kalinya. Eh nggak deng, Ini bakal jadi gig terakhir Black Teeth. Eh materi baru atau gig terakhir ya? Hmmm… Penasaran? Makanya datang biar nggak nyesel!,” seloroh Satriyo.

    Huruhara Vol. 1 rencananya juga menjadi ajang pemutaran film skateboard milik DC Shoes yang bertajuk De La Calle/Da Rua. Selain membahas talena-talena skater asal Amerika Latin yang sering terlewatkan, film tersebut juga menampilkan skateboarder ternama DC Shoes seperti Wes Kremer, Evan Smith, dan Felipe Gustavo.

    Lawless YouTube Squad yang terdiri dari dynamic duo Arian13 dan Sammy juga bakal turut meramaikan dan menghidupkan lantai dansa Huruhara Vol. 1. Untuk menghadiri dan menikmati showcase ini, calon penonton tidak diwajibkan untuk membayar biaya tiket masuk alias gratis.

    [POSTER] Huruhara Vol.1