Tag: garage rock

  • Garage Rock Penuh Afeksi dari Modernheads ; Old Crush, New Year

    Garage Rock Penuh Afeksi dari Modernheads ; Old Crush, New Year

    Hakikatnya, cinta memang melibatkan afeksi.

    Erwin – Modernheads

    Single Old Crush, New Year adalah persembahan segar untuk hati-hati yang sedang patah dan karam dari band penggemar The Strokes garage rock asal Surabaya ini.

    Dirilis oleh label independen Paska Records, single ini sudah bisa didengarkan di berbagai layanan streaming, video klipnya juga sudah beredar di Youtube dan jika kamu ingin mendukung, bisa langsung ke laman Bandcamp mereka:

    don’t you worry
    about a girl named Qorry
    as my sights gets blurry
    she’s too pretty for me

    Modernheads Surabaya
    Single-single mereka sebelumnya juga cukup menarik. Seperti Self Comfy-Dance dan 1331.
    Modernheads Surabaya
  • Superbad vol.60 Agogo : Empat Lima, White Shoes and The Couples Company, Stars and Rabbit

    Superbad vol.60 Agogo : Empat Lima, White Shoes and The Couples Company, Stars and Rabbit

    stars-and-rabbit-superbad-02

    Sengaja datang lebih sore malam itu karena saya yakin venue akan penuh, dan saya tiba pukul sembilan kurang beberapa menit dan hampir semua tempat sudah terisi saat saya memasuki venue.

    Jaya Pub yang baru ini lebih luas dari yang lama dan interior khas nya tetap dipertahankan membuat ingatan kolektif mengenai tempat ini tidak jauh berubah. Masih tetap Jaya Pub yang dulu tapi lebih luas dan lebih banyak tempat untuk melihat ke panggung.

    Sekitar jam 21.30 tempat sudah terisi penuh dan tidak mudah berpindah tempat saat Stars and Rabbit memainkan set lagu-lagu mereka karena mulai padat. Terdengar semakin solid dan terlihat semakin menikmati panggung yang ada, Elda, Adi dan teman mereka menjadi semakin menarik sebagai band.

    Dilanjutkan White Shoes and The Couples Company yang hampir tidak pernah gagal memecahkan suasana disetiap penampilan mereka, dan malam itu saya bersyukur bangunan tua tempat Jaya Pub berdiri memiliki pondasi yang kuat menahan goyangan orang-orang yang hadir.

    Setelah panas oleh WSATCC naiklah keatas panggung Empat Lima untuk mempersiapkan panggung mereka. Trio asal Australia yang belum lama ini menjadi perbincangan hangat karena mereka memainkan lagu dari Dara Puspita dan gemar membagi lagu-lagu dangdut di linimasa mereka.

    Tidak lama kemudian suara-suara a’la garage 60’an dan surf rock lansung keluar dari pengeras suara setelah mereka meneriakkan yel-yel “satu! dua! tiga!…. satu! dua! tiga!… empat limaaa” terdengar bahagia sekali mereka setelah bisa berhitung sampai lima dalam bahasa Indonesia.

    Selanjutnya ada Sari dan Mar Galo bergabung menyanyikan A Go Go yang dipopulerkan dimasa lalu oleh Dara Puspita ditahun 1967. Terdengar juga “Betty Davis” “Sho Jo Ji” dan lagu “Surabaya” dari Dara Puspita untuk kemudian ditutup lagi dengan theme song mereka.

    Salah satu moment terbaik di Superbad! Saya pun pulang dengan bahagia dan CD Empat Lima yang ditanda-tangani personelnya.

     

    stars-and-rabbit-superbad-01

    white-shoes-and-the-couples-company-superbad-01

    white-shoes-and-the-couples-company-superbad-02

    white-shoes-and-the-couples-company-superbad-04

    white-shoes-and-the-couples-company-superbad-03

    keke-tumbuan-jaya-pub

    empat-lima-superbad-01

    empat-lima-superbad-02

    empat-lima-superbad-03

    empat-lima-superbad-04

    margalo

    sari-sartje-margalo
    A Go Go mari menari A Go Go.

    empat-lima-superbad-05

    ezra-elda

    jaya-pub

    go-ahead-people
    Go Ahead People

    felix-dass-asranur-dimas-ario

    superbad-vol-60-jaya-pub-

    eric-elda-yudhis
    photos by
    Robonggo
    Eric Wirjanata

    Theme Song by Empat Lima

  • Little Barry akan merilis Shadow

    https://soundcloud.com/reybee/sworn-in-off-shadow-may-27
    Barrie Cadogen sang supremo gitaris di Primal Scream akan merilis album bersama bandnya Little Barry berjudul Shadow pada tanggal 27 Mei 2014. Single pertamanya “Sworn In” diproduseri oleh Seb Lewsley (produsernya The Horrors) dan pionir jangly indie pop bernama Edwyn Collins (Orange Juice)

    “[For this record], I wanted to think about some different guitar sounds, a different approach to playing… something darker,” – kata Barrie Cadogan dan hasilnya adalah album yang kelam, berisik, blues-y dan aransemennya seperti garage rock namun lebih stabil.

    Saat ini mereka sedang tur Amerika dan masih akan berada dijalan sampai albumnya rilis nanti.

    www.facebook.com/littlebarrie
    www.littlebarrie.com