Jogjarockarta: Megadeth
Kridosono Stadium Jogjakarta, 27 Oktober 2018
Godbless, Edane, Elpamas, Seringai, Koil, Blackout, Sangkakala
ticket available at Rajakarcis.


Jogjarockarta: Megadeth
Kridosono Stadium Jogjakarta, 27 Oktober 2018
Godbless, Edane, Elpamas, Seringai, Koil, Blackout, Sangkakala
ticket available at Rajakarcis.


VladVamp aka Adam Joswara adalah manusia disko gothic yang sejak akhir abad lalu telah menebar dentuman gelombang kegelapan. Dikenal sebagai otak band gothic; Kubik dan kini telah satu dekade bersama Koil sebagai gitaris.
Namun demikian jika pernah menyaksikan atau mendengar Adam sebagai Kubik atau Vlad Vamp maka akan merindu untuk mengalami karya-karyanya diluar Koil dan rilisan ini akan melipur sedikit rindumu.
Rilisan ini berisi 12 track remix dari band cadas Indonesia; Koil, Matius Tiga Ayat Dua, Djiwo, Komunal, Rajasinga, Godless Symptoms dan Seringai. Lagu-lagu yang awalnya cadas, direkonstruksi menjadi tidak tertebak.
Misalnya “Taring” dari Seringai dibuat menjadi Taring (Bradikardia), ketukan yang tadinya cepat menjadi lebih lambat berirama dub.
Kemudian yang bagi saya menarik adalah dua track terakhir, ‘Kesepian Ini Abadi’ dengan vokal yang direkam ulang oleh Adam dan ‘I’m in Love with the Ghost’ yang merupakan B-Side dari album ‘Velvet Words and Lies’. Kedua track ini lumayan membangkitkan kenangan saat menyusuri jalanan gelap kota Bandung menuju sebuah klab diatas bukit yang gelap demi menyaksikan Kubik tampil membawakan repertoar baru.
Kenangan-kenangan yang muncul lagi itulah yang membuat album ini berkesan bagi saya, sambil berfikir apakah seragam hitam-hitam dan sepatu new rock masih keren kalau saya pakai jalan-jalan di mall.
Kalaupun itu sudah tidak keren, album ini tetap keren dan perlu dicari.
Berikut adalah versi pertama track Rajagnaruk.
Ini kalau kangen Kubik



Terinspirasi dari kampanye Rock the Vote dari luar negeri supaya anak muda mau memberikan suaranya dipemilu 2014 ini. Saya datang tepat sebelum Koil naik panggung, sayangnya /rif terlewatkan.
Menyenangkan juga menyaksikan Koil lagi setelah sekian lama tidak melihat aksi-aksi dan cuap-cuap si Otong dipanggung.
Dilanjutkan Payungteduh yang mengucapkan “jika kamu tidak memilih maka kamu tidak berhak mengeluh” saya terus terang tidak setuju dengan ucapan ini, saya memilih karena ingin memberi dukungan kesalah satu calon dan jika saya tidak memilih bukan berarti saya tidak peduli. Saya tidak memilih karena saya tidak ingin memilih ‘lesser evil’ yang artinya tetap saja iblis. Jika ia menyatakan demikian, apakah artinya jika ia memilih Jokowi lalu Prabowo yang menang maka artinya para pemilih Jokowi tidak berhak maju dan berkembang di Indonesia?.
Saya akan memilih presiden yang mampu memberikan kesempatan pada saya dan sekeliling saya untuk berkembang. Siapa dia? saya belum tahu sebelum masuk ke bilik.
oiya, highlight malam itu ada di Ucup yang ketiban rezeki duet bareng Olga Lidya.

Rabu, 11 Juni 2014
19:00 – 23:00 WIB
Rolling Stone Café,
Jl. Ampera Raya No.16, Cilandak Timur, Jakarta Selatan.
Penampilan:
1) Koil
2) /rif
3) Payung Teduh
4) Trio Lestari (Glenn Fredly, Tompi, Sandhy
Sondoro)
5) Sammy (stand-up comedian)
6) Dinda Kanya Dewi, Rieke Dyah Pitaloka, Pangeran
Siahaan (pembacaan puisi)
7) Rahardjo Waluyo Jati & Mugiyanto (testimoni)