Tag: Rock

  • Dolphin Division – White Circle

    Dolphin Division – White Circle

    Tidak banyak band rasanya bisa mengambil ruh Janis Joplin kedalam musik mereka, itu lah yang membuat banyak musisi akhirnya memilih memasukkan ruh mereka sendiri kedalam musik-musik blues yang mereka tulis dan mainkan.

    Dolphin Division sudah cukup bagus memasukkan karakter mereka sendiri, walau memang di beberapa bagian masih terjebak untuk mengeksploitasi tekanan vokal supaya jadi ‘blues’ padahal ngga. Janis Joplin aja kalau nyanyi ga semua bagian ditekan-tekan.

    DOLPHIN DIVISION ARTWORK

    [press release]
    Awalnya, sekawan mahasiswa Filsafat 2009, yakni, Rizky, Ocka, dan Rahman, menjadi lebih akrab karena mempunyai ketertarikan yang sama. Ketiganya punya latar bermusik yang telah mereka mulai sebelum masa kuliah. Pada awal perkuliahan, ketiganya mengisi peran di perhelatan kampus Sastra (FIB UI), namun masih dengan formasi terpisah, Rizky yang lebih dulu mapan dengan Filosofi Empat Negara, Ocka yang menjadi juara penyanyi solo FIB UI, dan Rahman yang sering menjadi additional band.
    Tidak lama, muncul sosok di seberang bernama Raga, Sastra Perancis 2010 yang menampilkan talentanya dalam membetot bass. Berbekal referensi musik jazz dan pengalaman additional di beberapa band, Raga ikut memasukkan banyak warna yang mendukung eksplorasi band. Formasi band kemudian dilengkapi oleh Goldy, Sastra Inggris 2009, sebagai drummer. Peleburan dari masing-masing musikalitas mereka adalah blues yang sarat nuansa psychedelic rock. The Experience Club menjadi nama titik mula mereka, hingga selanjutnya, pada sebuah malam dengan kondisi mata setengah, The Experience Club mengubah alter ego-nya menjadi Dolphin Division. Kredit panggung yang telah tercatat adalah, Anniversary Expressions – Philo Art Space, Festival Budaya 2012, dan Unfinished Galeri Antara.

    Janis Joplin, Pink Floyd, Led Zeppelin adalah nomor-nomor yang sering dibawakan Dolphin Division. Setelah dua tahun berdiri, akhirnya mereka berhasil mengeluarkan single pertama mereka dengan judul, White Circle. Permainan gitar clean dengan delay ditambah raungan fuzz yang brutal, perpaduan keduanya
    Vocal: Noorca // Melody: Rizky // Rhythm: Rahman // Bass: Rasmana // Drum: Goldy
    menghasilkan perasaan yang unik saat mendengar lagu ini.
    Dolphin Division hadir dalam industri musik untuk mengekpresikan diri, dan juga sebagai sarana untuk membagi pandangan hidup mereka. Menjadi terkenal bukanlah tujuan mereka, namun untuk menjadi yang terbaik, adalah harga mati.

    @DolphinDivision www.soundcloud.com/dolphin-division

  • Soloensis merilis debut albumnya

    Soloensis merilis debut albumnya

    Manusia purba Homo Soloensis yang terlahir di pinggiran sungai Bengawan Solo adalah salah satu
    dari sekian makhluk purba yang sudah bisa berfikir nalar pada lingkungan sekelilingnya,dan juga
    pintar karena lingkungannya. Tercermin dalam mereka memenuhi kebutuhan hidup dengan
    memanfaatkan benda-benda disekelilingnya, karena itu mereka termotivasi oleh filosofi Homo
    Soloensis yaitu pintar dan cerdas karena sekelilingnya. Entah ini adalah mandat Nenek Moyang atau
    hanya semangat berkarya mereka saja, SOLOENSIS terbentuk tahun 2008, dan beberapa kali
    mengalami perubahan personil di kala itu, dan personil tetap saat ini tercatat, Pungkas Pinundi (gitar),
    Gema Isyak A (vocal/gitar), Janu Joni (bass), Galang Dick B (drums).
    Sebenarnya susah bagi kami untuk menyebut genre musik yang kami bawakan secara tepat, dibilang
    Punk, Garage, atau bukan itu, padahal kami membawa protes politik, protes kemanusiaan. Di bilang
    psychedelic rock? Musik Soloensis tidak menggunakan gear – gear effect yang aneh dan penuh
    ambience, tetapi kami membawakan manifestasi psikis kami pada lirik lagu – lagu kami. Dibilang
    Rock? Mereka mengaku tidak begitu handal dalam skill bermain, tetapi kami selalu berusaha tetap rock menurut Soloensis sendiri. Genre Soloensis adalah ketika teman – teman menyaksikan secara utuh apa yang kami bawakan di panggung live, ketika itulah anda bisa menyebut genre mereka disesuaikan keterwakilan kalian terhadap musik Soloensis. Karena apa yang kami lakukan dengan SOLOENSIS ini hanya tentang musik dan apa yang ingin mereka sampaikan hingga waktu yang tak tentu.
    Enam nomor lagu di album ini adalah ketumpah ruahan ekspresi mereka dalam bermusik
    sejak 2008 Soloensis “ada” hingga sekarang. Setapak demi setapak prosesnya tersimpulkan di album
    Self Titled ini, dari yang berjingkrak, kegirangan, berputar – putar, hingga diam menyimak keadaan
    sekitar. Berisi enam track lagu dengan lima track lagu ber-lirik bahasa inggris dan satu
    track lagu berbahasa Indonesia “Tak Lagi Sejati” yang sudah kami rilis di tanggal 12 Oktober 2014
    dan menjadi single perdana/andalan dari album Soloensis Self Titled dan sudah beredar. Dengan ini
    ALBUM SELF TITLED SOLOENSIS 2014 telah siap beredar, sebagaimana mestinya karya
    mempunyai sisi kehidupan sendiri. Dan kami percayakan kepada teman – teman semua untuk
    bersama – sama menyimak.

  • Download Koil – Blacklight Shines On (2007)

    Download Koil – Blacklight Shines On (2007)

    Download album KoilPada 13 Juli 2017 lalu lagu pertama dari album ini diupload diserver Deathrockstar lalu setiap minggu menyusul track berikutnya sampai lengkap 9 lagu. Dan sekarang kami mengupload ulang lagu-lagu tersebut di Soundcloud resmi DRS supaya bisa didownload kembali dan disebarkan lebih luas.

    Selamat menikmati!

    Ajaran Moral Sesaat
    Ajaran Moral Sesaat
    Aku Lupa Aku Luka
    Aku Lupa Aku Luka
    Dan Cinta Kita Terlupakan
    Dan Cinta Kita Terlupakan
    Hanya Tinggal Kita Berdua
    Hanya Tinggal Kita Berdua
    Kenyataan Dalam Dunia Fantasi
    Kenyataan Dalam Dunia Fantasi
    Nyanyikan Lagu Perang
    Nyanyikan Lagu Perang
    Semoga Kau Sembuh pt.II
    Semoga Kau Sembuh pt.II
    Sistem Kepemilikan
    Sistem Kepemilikan
    Semoga Kau Sembuh pt.I
    Semoga Kau Sembuh pt.I
  • Barracuda menyerang dari Bekasi

    https://soundcloud.com/brrcd/barracuda-known-as-us-1

    Band ini perlu dicek oleh penggemar band-band seperti Foo Fighter, Queens of the Stone Age atau The Hives atau The Strokes. Sebuah band rock yang secara mengejutkan memiliki karakter yang bisa dibilang relatif kuat dan solid.

    Harapan saya saat ini adalah mereka terus menambah jam panggung dan bisa merekam difasilitas yang lebih baik supaya karakter mereka bisa lebih maksimal. Jika memungkinkan bisa juga mencari produser yang cocok untuk musik mereka.

    Members:
    Fetriant Arief Muhammad – Lead Vocals, Guitars.
    Revino Bawuna – Guitars, Backing Vocals.
    Bobby Rahmantoro– Bass Guitar, Backing Vocals.
    Bimo Arinto Putro – Drums, Backing Vocals.

    Quartet Rock band from Bekasi, Indonesia.

    Twitter: www.twitter.com/brrcd_
    Soundcloud: www.soundcloud.com/brrcd
    E-mail: brrcdofficial@gmail.com

  • Sultan Bathery menyengat dari Italia

    Asal Italia band ini seperti kopi Italia yang dipanggang sampai memberikan rasa pekat menusuk sanubari, seperti bunyi knalpot motor-motor balap Italia yang kasar namun berkarakter. EP perdana Sultan Bathery ini meledak-ledak, kasar dengan bebunyian yang menyengat.

    Mendengarkan ep ini jadi ingin bertinju melawan Oscar de La Hoya sambil berjaket kulit.

    sultan-bathery