
Cherry Pop Festival 2025
09-10 Agustus 2025
Lapangan Panahan Kenari, Yogakarta
https://www.instagram.com/cherrypopfest/


rumahsakit merilis single berjudul ‘2021’ hari ini dan ‘Ruang’ pada hari Sabtu besok.
Lagu ‘Ruang’ adalah hasil aransemen ulang dari lagu aslinya di Album Nol Derajat (2001).
Lagu ‘2021’ ditulis oleh Keyboardis Mickey Najoan.
“Lagu ini sebenernya udah gue bikin tahun lalu. Liriknya berisikan ajakan ke semua orang untuk tetap positif, bersama menghadapi segala situasi yang sedang dihadapi. Lagu ‘2021’ ini kita anggap tepat untuk dirilis di era Pandemi yang belum berakhir ini. Dan akhirnya kita pasangkan dengan lagu ‘Ruang (2021)’ yang liriknya sendiri menggambarkan situasi putus asa atau menyerah. Jadi keduanya berbanding terbalik, semacam Ying dan Yang”, tutur Mickey Najoan.
‘Ruang (2021)’ adalah lagu yang sudah berusia 20 tahun, karena pernah dirilis di album Nol Derajat di tahun 2001. “Alasan merilis ulang lagu ini adalah karena Lagu ini merupakan salah satu lagu favorit gue dan udah dari lama minta ke anak-anak (personil rumahsakit) untuk merekam kembali lagu ini dengan versi baru, Alhamdulillah kejadian..” Cerita Muhammad Arief, Vokalis rumahsakit.
Selain merilis lagu baru, kami akan merilis video klip juga untuk lagu ‘2021’, video lirik untuk ‘Ruang (2021)’ dan Merchandise baru dalam waktu dekat, tambah Fadli Wardhana, Drummer rumahsakit.
Artwork dari kedua lagu ini dibuat oleh illustrator muda Rato Tanggela, ia berhasilmenerjemahkan makna kedua lagu ini ke dalam gambarnya’ Tutup Marky Najoan, Gitaris rumahsakit.
Single ‘2021’ akan dirilis pada hari Jum’at, 20 Agustus 2021 dan Single ‘Ruang (2021)’ akan dirilis keesokan harinya, Hari Sabtu, 21 Agustus 2021, serentak di seluruh Digital Streaming Platform.



Album ini sudah rilis beberapa bulan, namun baru minggu lalu saya berkesempatan mendapatkan kepingan CD album +imeless. Setelah beberapa kali menyaksikan formasi terbaru rumahsakit, saya memang berpendapat kalau mereka sekarang adalah band baru, yang kadang memainkan repertoir rumahsakit era Lms. Lirik-lirik dengan pendekatan berbeda, vokal berbeda, tampilan panggung berbeda dan pendekatan desain yang berbeda juga.
Lirik-lirik yang dibuat menjadi lebih banyak menggunakan kata-kata yang indah, reflektif dan menceritakan kegalauan pria-pria dewasa.
Susah juga membahas album ini tanpa membawa-bawa kenangan dua album sebelumnya yang karakternya sangat kuat, lirik-lirik imajinatif yang lebih berani menjelajah daerah-daerah sureal. Namun setiap orang dan seniman akan menjadi lebih dewasa dan akhirnya kita juga harus menerima nasib saat band ini berkembang ke arah berbeda setelah 20 tahun.
Album ini bukan album favorit saat ini, mungkin nanti saat jiwa saya sudah memilih menjadi mapan saya akan lebih menghargai album ini. Saat saya sudah menerima Simply Red menjadi playlist mixtape.