Tag: seahoarse

  • Seahoarse Rilis Video Musik Untuk “Across the Table”

    Seahoarse Rilis Video Musik Untuk “Across the Table”

    Punya band dreampop gini itu bakal lebih asoi kalau ada teman yang bisa bikin video klip dan sedang tinggal di negara empat musim. Entah mengapa suasananya, pohon-pohonnya, rumah-rumahnya tampak cocok untuk videoklip band indiepop dan turunan-turunannya.

    Mungkin karena band indie pop terbiasa menyanyi soal musim yang tidak ada di negara tropis. Spring, Summer, Autumn dan Winter. Di Indonesia hanya ada hujan dan kemarau, maka itu musik folk sedikit banyak lebih berjaya karena bernyanyi tentang hujan, sore hari dan dini hari.

    Anyway…

    Unit dreampop Yogyakarta, Seahoarse baru saja merilis video musik untuk “Across the Table” dari album perdana ‘Magical Objects’. Dalam pengerjaan dan penyutradaan kali ini, video musik tereksekusi dengan baik oleh rekan satu label mereka di Kolibri Rekords, Omar Prazhari dari band ATSEA bersama Nadya Isabella, yang juga menjalani peran utama.

    Keduanya merupakan pelajar Indonesia yang saat ini berdomisili di Vancouver, Kanada.

    Berikut ini diambil dari press release mereka:
    Bertumpu pada cerita dan lirik lagu yang ditulis oleh sang vokalis sekaligus pemain bass Gisela Swaragita, pada video garapannya ini Omar mencoba menganalogikan proses pencarian atas seorang sosok yang kerap kita tunggu-tunggu kehadirannya, dengan kejadian sederhana yang pasti dialami setiap orang dalam kehidupan sehari-hari: barang hilang!

    “Gue menterjemahkan apa yang Gisa bilang dengan ‘Seseorang yang lama lo tunggu ternyata duduk di hadapan lo’ dengan benda yang lo cari-cari dengan susah payah ternyata sebetulnya selama ini tanpa lo sadari ada di deket lo,” Omar menjelaskan pemaknaannya terhadap lagu.

    “Across the Table” merupakan video musik kedua Seahoarse paska merilis album perdana ‘Magical Objects’ yang resmi menjadi rilisan ketujuh Kolibri Rekords pada Juni lalu, dalam format CD dan digital yang dapat didengarkan di berbagai layanan streaming. Formasi terkini Seahoarse adalah Gisela Swaragita (vokal/bass), Rudy Yulianto (gitar), Judha Herdanta (gitar), dan Aditya Putra (drum).

    Seahoarse
    Seahoarse
    Seahoarse
    Seahoarse

    ***

    Seahoarse – Across the Table (Official Video, 2017)
    by Omar Prazhari & Nadya Isabella

    twitter.com/seahoarse_
    instagram.com/seahoarse
    soundcloud.com/sihors

    Kolibri Rekords, 2017
    kolibrirekords.com

    enjoy.

  • Seahoarse Merilis Single Cricket Choir.

    Seahoarse Merilis Single Cricket Choir.

    Seahoarse adalah band noise-dream-pop asal Jogjakarta, dan Cricket Choir adalah single perdana mereka. Menggunakan lapisan-lapisan suara yang mengawang-ngawang ini adalah soft-spot fans dream pop, dan Seahoarse menyentuh tepat dengan delay, sweet voices dan lapisan-lapisan suara gitar.

    Lagu ini direkam, dimixing, dan dimastering di Studio Satrio Piningit oleh Sasi Kirono. Ilustrasi sampul single dikerjakan oleh seniman muda, Yonaz Kristy. Dua ilustrasi yang ia kerjakan, “Cricket Choir” dan “Sinking Senses” ini menerjemahkan lamunan psikadelika perempuan kurang tidur yang disenandungkan dalam lagu itu sendiri.

    Kredit
    Personel Seahoarse:

    Gisela Swaragita – vokal, bass
    Aditya Putra – drum
    Rudi Yulianto – gitar
    Mahamboro – gitar, noise
    Engineer: Sasi Kirono
    Ilustrator: Yonaz Kristy
    Fotografer: Aditya Adam

    Seahoarse

    Seahoarse---Cricket-Choir

  • Before Sunset (Jogjakarta)

    Before Sunset (Jogjakarta)

    before sunset (small)

     

    Tanggal: Sabtu, 4 Juli 2015
    Jam: 15.30-18.30 WIB
    Tempat: LARRE TREE HOUSE
    Jl. Kenari 6A, Demangan Baru Yogyakarta

     

     

    NISKALA (@niskalaYK)

    Sebuah band yang melabeli dirinya dengan postrock id. Jelaslah sudah tidak diragukan band ini

    mengusung komposisi yang sangat diperhitungkan dari segi pemilihan instrumen dan sound. Nih band

    juga baru ngehits di kalangan postrock-er Jogja, ini dibuktikan dengan jam terbang yang cukup padat

    selama beberapa bulan terakhir.

    SEAHOARSE (@seahoarse_)

    Band ini memang terbilang belum lama muncul di kancah band indie Jogja. Tapi tidak juga bisa

    diremehkan mengingat orang-orang yang ada di dalamnya adalah cabutan dari band-band

    berkarakter kuat. Di garis indierock mereka bergerilya di kuping kalian, tapi band ini lebih suka

    menyebut dirinya dengan warna loner noise pop.

    TELEBIRD (telebird_yk)

    Adalah kelompok musikal kolektif multi genre yang menyebut dirinya memainkan morose pop.

    Referensi beragam dari para personel disatukan oleh hasrat untuk meratap. Beberapa materi mereka

    terdengar seperti nuansa 90an ala Pavement atau Weezer di era awal muncul.

    BACKYARD LULLABY (@backyardlullaby)

    “Merupakan sebuah proyek musik dalam ketidaksengajaan yang disengajakan” mereka menyebutnya.

    Sebuah grup yang bernuansa folk & country ini baru berdiri di awal tahun ini. Dari sebuah

    perbincangan intim halaman belakang sang vocalist, maka di balutlah grup ini dengan nama Backyard

    Lullaby.