Tag: semarang

  • Silahkan Berkomentar Sepuasnya oleh Glasstrick

    Silahkan Berkomentar Sepuasnya oleh Glasstrick

    Glasstrick, band rock asal Semarang baru saja merilis video musik untuk single mereka yang berjudul ‘Silahkan Berkomentar Sepuasnya’. Single ini termasuk salah satu materi lagu di dalam album mereka ‘Gejolak’ yang rilis pada September 2017 lalu.

    Video klip ‘Silahkan Berkomentar Sepuasnya’ adalah parodi dari ajang pencarian bintang/penyanyi dimana 4 personel glasstrick  menjadi juri. Video klip ini dibuat atas keresahan para personel glasstrick yang melihat fenomena acara ajang pencarian bintang/penyanyi di TV yang dipuja berlebihan oleh para masyarakat saat ini. 

    Konsep video disutradarai oleh Gawank Kusumo yang juga pemain bass Glasstrick.Penggarapan video klip ini dikerjakan oleh Rifqi Fadhlurrahman. 

    Pengambilan gambar hanya memakan waktu 5 jam karena hanya berada di satu tempat yaitu di BM Studio Semarang dan proses edit video hanya memakan waktu sekitar 3 hari.

    Download musik rock
    Glasstrick
  • Figura Renata – Elegi (Video)

    Figura Renata – Elegi (Video)

    Perkenalkan duo folk gloomy dari Semarang bernama Figura Renata yang melepas single perdana mereka berjudul “Elegi”. Dipilari oleh Deviasita Putri (vokal) dan Bima Sinatrya (gitar/vokal) memberi nuansa baru di scene Semarang. Untuk lagunya sendiri mereka menceritakan  hal-hal yang terjadi di sekitar kita, seperti komunikasi langsung antar muka secara intens. “Lagu ini menceritakan bagaimana anak muda saat ini lupa akan dunia nyata, hanya terjebak dalam dunia maya, meskipun keduanya itu fana, namun interaksi secara langsung adalah salah satu cara manusia untuk bertahan hidup dan mencari tujuan hidup.” tutur Devia sang vokalis. Sang sutradara pun memvisualisasikan liriknya ke dalam video klip mereka satu ini:

     

    figura renata
    figura renata
  • Danila #telisikJawaTengah tour Semarang, Jogjakarta & Solo

    Danila #telisikJawaTengah tour Semarang, Jogjakarta & Solo

    Danilla solois yang sedang naik daun, dikenal karena suaranya yang bagus dan kolaboratornya Lafa yang memang jenius membuat aransemen lagu akan mengunjungi Jawa Tengah dalam rangkaian tur #telisikjawatengah

    Jangan lewatkan kesempatan ini. cek jadwalnya dengan seksama.

    Semarang Friday 12 Sept Le Resto
    Semarang
    Friday 12 Sept
    Le Resto
    Solo 13 Sept 2014 Angkring Solo
    Solo
    13 Sept 2014
    Angkring Solo
    Jogjakarta 14 Sept 2014 Lagani Coffee
    Jogjakarta
    14 Sept 2014
    Lagani Coffee

  • Aliansi Musik Agustus 2014

    Aliansi Musik Agustus 2014

    Tracklist :

    01. Pribumi – Rokokku (Yogyakarta)
    02. OK Karaoke – Departed (Semarang)
    03. Soloensis – Tak Lagi Sejati (Solo)
    04. Young Savage – Night Fall  (Malang)
    05. Heavy Monster – Maaf (Surabaya)
    06. Pancasuara – Kamu (Bandung)
    07. Elephant Kind – We All Lose (Holy Sh*t) (Jakarta)

    Secara material, musik adalah asupan wajib setiap harinya untuk terapi telinga kita. Daftar lagu pun kadang diatur ‘ngacak’ dalam ipod, Mp3 player, atau komputer sesuai mood kalian. Tapi, biasanya playlist akan terdengar membosankan kalau referensi musik terbatas. Apalagi kalau yang dibicarakan disini musik Indonesia yang variatif hingga ke pelosok kota. Itulah salah satu alasan Aliansi Musik dibentuk, kita pun memberi solusi rutin setiap bulannya. Daftar musisi yang disediakan mempunyai nafas-nafas kesegaran. Cukup ‘klik’ download dengan tanpa rasa takut berurusan masalah dosa atau nggak. Tenang! Semua lagu yang tersedia disini legal karena sudah dapat kesepakatan dari pihak terkait. Sebarkan! Dan selamat mendengarkan kompilasi Aliansi Musik bulan Agustus 2014.

    01. Pribumi – Rokokku (Yogyakarta)

    “Mungkin masih banyak yang asing dengan nama Handoyo Puwowijoyo. Sosok yang lebih banyak “dibalik layar” saat Seek Six Sick pentas karena (mungkin) lebih dikenalnya sosok seorang Bofag sebagai sang vokalis utama. Handoyo sebenarnya adalah seorang sosok vokalis yang cukup berpengaruh dalam perkembangan band-band eksperimental di Jogja pada awal era 2000-an.

    Pribumi adalah proyek bermusik dari Handoyo Puwowijoyo, Soni Irawan pada gitar dan Aan pada drum. Cukup menarik karena dapat dibilang ini adalah proyek bermusik dari personel Seek Six Sick, meskipun Handoyo terlihat lebih dominan daripada Soni Irawan yang biasanya mengokupasi performa panggung dengan karakter sound noisenya. Lirik-lirik puitis dari Handoyo sukses membentuk karakter tersendiri dari band ini terlepas dari band asal mereka.”—Komang Adhyatma (www.kanaltigapuluh.info/)

    02. OK Karaoke – Departed (Semarang)

    “Lagu yang sebelumnya pernah masuk di album kompilasi Atlas City Movement di tahun 2012 ini ternyata disertakan ke dalam album penuh perdana veteran indie pop kota Semarang, OK Karaoke, bertajuk Sinusoid, bersama dengan 8 track lainnya. Sinusoid sendiri telah dirilis akhir bulan Juli 2014 kemarin, dan banyak yang cemas apakah Sinusoid akan menjadi album penuh pertama sekaligus “perpisahan” dari OK Karaoke, dikarenakan kesibukan masing-masing personel sehingga nama mereka hampir tak pernah terlibat di poster-poster gig lokal. Kami harap tidak, karena lagu ini adalah salah satu alasannya.”—Andi Fitriono (www.houtskools.com/)

    03. Soloensis – Tak Lagi Sejati (Solo)

    “Gairah muda yang dinamis dan meledak-ledak membuat musik rock tidak hanya sekedar musik keras yang memanaskan amplifier. Bertalenta, panas, ganas, dan liar membuat Soloensis patut untuk diperdengarkan. Semoga album mereka segera rilis.”—Ekawan Raharja

    04. Young Savage – Night Fall  (Malang)

    “Young Savages, sebuah generasi baru band indierock yang terbentuk di bulan November tahun 2013. Asal nama Young Savages berasal dari kebiasaan mereka yang sering menghadiri pesta di sebuah beerhouse Houtenhand di Kota Malang, tanpa memikirkan apakah hari esok akan datang lagi. Banyak di antara lirik lagu mereka bertemakan bagaimana melangsungkan hidup dengan semangat anak muda dan pertemanan yang sangat berpengaruh juga dalam kehidupan mereka sehari – harinya. Young Savages di awal terbentuknya beranggotakan Bintang (gitar), Adin (vokal), Raditya(drum), Rendy(bass) dan Eric(gitar), selang beberapa waktu Eric di gantikan oleh Rian asu. Untuk para pecinta sound british indie rock, seperti Tribes, The Twangs dan All the Young, this is Young Savages from malang.” Akhmad Alfan (malangsubpop.wordpress.com/)

    05. Heavy Monster – Maaf (Surabaya)

    “Setelah album repackaged “One Message One Love” pada 2009 silam, Heavy Monster belum sekalipun merilis album lagi. Pasca lebaran kemarin menjadi momen Heavy Monster untuk merilis single terbaru bertajuk ‘Maaf’, yang bercerita tentang seorang laki-laki tidak lagi nyaman dengan kekasihnya, dia ingin bebas dan lepas dari aturan-aturan percintaan yang terlalu memberatkan dirinya– bukankah cinta itu tanpa syarat– akhirnya hubungan cintah harus diakhiri dengan merdeka. Setiap pertemuan pasti ada perpisahan, karena akhir dari sebuah cinta tidak harus berujung pada tangisan. Single ‘Maaf’ ini merupakan bagian dari album terbaru Heavy Monster yang bakalan dirilis dalam waktu dekat.”—Emirul “Otis” Fahmi Fanshuri (www.praotozine.wordpress.com)

    06. Pancasuara – Kamu (Bandung)

    “Kali ini saya temukan Band Bandung yang menawarkan warna-warna musik etnis dipadu dengan musik modern. Mereka masih muda dan ingin membawa musik etnis untuk bisa didengar oleh segala kalangan. Mari kita simak!”—Gagi Aria Alembana

    07. Elephant Kind – We All Lose (Holy Sh*t) (Jakarta)

    “Pertama-tama saya ingin mengucapkan terima kasih kepada Ucup (Demajors) telah menyelenggarakan acara musik rutin seminggu sekali yang bernama Pop Up. Dengan adanya gig tersebut saya berhasil dipertemukan dengan Elephant Kind. Kwartet indie-rock yang memberi nuansa baru dalam scene musik lokal. Atau kata paling tepatnya “refreshing”. Terdiri dari Bam Mastro (Songwriter / Vocal / Guitar), John Paul Patton ( Bass / Synth Bass / Vocal ), Dewa Pratama ( Synths / Multi-Instrumentalist ) dan Bayu Adisapoetra ( Drums & Percussion ).

    Adapun single kedua dari mereka yang diberi judul “We All Lose (Holy Sh*t)” paling berbeda. Disini sedikit diracik irama RnB kekinian. Tak heran kalau musik yang mereka suguhkan itu berkualitas export. Dengarkan sendiri kalau tidak percaya.”—Robby “Robonggo” Wahyudi Onggo (Jakarta,www.deathrocktar.club)

  • Gagak Rimang Stoned

    Setiap orang memang bisa bebas berekspresi termasuk saat Anandito A.P (Vokalis), Torry Satriawan (Bass), Yanuar Gembz Kuriniawan (Gitar) dan Aswin Yanuardi (Drum) memutuskan untuk memainkan musik a’la a’la “Stoner” yang gitu deh.

    Mungkin minim referensi atau minim ngulik membuat band yang diberkati dengan teman-teman yang bisa merekam live dengan baik dan membuat video yang bagus ini menjadi rada-rada membosankan. Mungkin terinspirasi oleh Seringai namun kurang berlatih.

    “Album mini ini menceritakan tentang kehidupan anak muda, yang tidak jauh dari problema dan dinamika yang memacu adrenalin” ujar Dito. Vokalis Gagak Rimang Stoned. Memang benar album ini memberikan saya problema baru untuk setiap detik rilisan ini terputar. Saya skip setiap beberapa detik mencari pencerahan yang tidak juga berhasil didapatkan. Anyway ini videonya, dan mungkin berminat untuk membeli lagunya via iTunes: bisa klik https://itunes.apple.com/us/album/gagak-rimang-stoned-ep/id840131571


    gagak-rimang-stoned