Tag: slank

  • Soundrenaline 2015, hari ke-2

    Soundrenaline 2015, hari ke-2

    Soundrenaline hari kedua, seperti diambil dari kamera milik Anugerah Suseno. 🙂

    Lala Karmela
    Lala Karmela
    Lala Karmela
    Lala Karmela
    Masih Lala Karmela
    Masih Lala Karmela
    Ini juga Lala Karmela
    Ini juga Lala Karmela
    Kalau ini Rico Mocca
    Kalau ini Rico Mocca
    Ini Arina Mocca
    Ini Arina Mocca
    Kalau ini Arina lagi main flute.
    Kalau ini Arina lagi main flute.
    Ini Toma namanya.
    Ini Toma namanya.
    Ini DJ
    Ini DJ
    Kalau ini DJ Selfie
    Kalau ini DJ Selfie
    Ricky dari WSATCC
    Ricky dari WSATCC
    Sari Sartje
    Sari Sartje
    Rio yang Farabi
    Rio yang Farabi
    Mela
    Mela
    ini kayaknya Maliq and D'essentials
    ini kayaknya Maliq and D’essentials
    Ga tau deh lagi nunjuk apa, mungkin masa depan yang cerah.
    Ga tau deh lagi nunjuk apa, mungkin masa depan yang cerah.
    Kata Tulus, iya kayaknya bener demikian.
    Kata Tulus, iya kayaknya bener demikian.
    Afeksi sesama musisi. Nidji kalau ga salah.
    Afeksi sesama musisi. Nidji kalau ga salah.
    Penyanyi muda berbakat
    Penyanyi muda berbakat
    Yang juga penari muda berbakat
    Yang juga penari muda berbakat
    Ya gitu deh,  Kata Candil
    Ya gitu deh,
    Kata Candil
    Biar asoi, begini bro gayanya.
    Biar asoi, begini bro gayanya.
    Lu semua kalah asoi, gue bisa angkat kaki satu.
    Lu semua kalah asoi, gue bisa angkat kaki satu.
    Ya keleus, lu Kung Fu apa nyanyi deh.  Kata Bimbim Slank
    Ya keleus, lu Kung Fu apa nyanyi deh.
    Kata Bimbim Slank
    Wolfmother
    Wolfmother
    daghhh,
    daghhh,
  • Slank Generasi Wangi Concert (33 photos)

    Slank Generasi Wangi Concert (33 photos)

    Total 18 lagu dimainkan Slank dalam konser berjudul Revolusi Bunga: Generasi Wangi tadi malam. Sebuah gelaran musik yang didedikasikan kepada perempuan di Indonesia. Dalam kesempatan ini, mereka berkolaborasi dengan musisi-musisi perempuan berbakat yang mereka temui dalam berbagai kesempatan.

    Yang pertama adalah duo wanita Tetangga Pak Gesang dengan instrumen ukulele dan kazoo-nya saat membawakan lagu Foto Dalam Dompetmu. Dilanjutkan duet dengan Imela Kei, kemudian highlight berikutnya adalah kolaborasi dengan pemain biola bernama Mia di lagu #1 yang diselingi puisi oleh Bunda Iffet.

    “Ananda, dalam revolusimu kau dapat memberi sesuatu untuk menentukan arah… selamat berjuang Ananda, teriring doa dari bunda,”

    Kolaborator lain seperti penyanyi Oppie Andaresta, Anindya seorang pemain saxophone, dan Windy pada Akordion memberikan suasana lain dikonser ini.

    Sukses selalu untuk Slank.

    slank-bimbim-generasi_wangi

    Abdee Negara
    Abdee Negara
    Tetangga Pak Gesang
    Tetangga Pak Gesang

    imela_kei-generasi_wangi

    Anindya
    Anindya
    Anindya
    Anindya
    Kaka Slank
    Kaka Slank

    bimbim-slank

    kaka_slank-bergitar_02

    kaka_slank-bergitar_01

    kaka_slank-bergitar_00

    kaka_slank-bergitar

    Ivanka Slank
    Ivanka Slank

    kaka_ivanka

    ridho_hafiedz_03

    abdee_negara

    slank_generasi_wangi-00

    slank_generasi_wangi

    kaka_slank-ridho_hafiedz

    ridho_hafiedz

    Mia Biola
    Mia Biola
    Oppie Andaresta
    Oppie Andaresta

    kaka_slank-oppie_andaresta

    oppie-andaresta-05

    kaka-slank-04

    mia-Biola

    slank-generasi_wangi

    kaka-ridho-slank

    kaka_slank-05

    kaka_slank

    generasi_wangi

    ridho_hafiedz-ariyo_wahab

    meicy_sitorus

  • SLANK Dedikasikan Konser 30 Tahun Eksistensinya  untuk Perempuan Indonesia

    SLANK Dedikasikan Konser 30 Tahun Eksistensinya untuk Perempuan Indonesia

    slank-30tahun

    Jakarta, 24 September 2014 – SLANK, musisi legendaris Indonesia yang menjadi idola bagi jutaan penggemarnya, hari ini mengumumkan rencana konser istimewanya yang akan diselenggarakan pada tanggal 5 November 2014 mendatang di Ballroom Ritz-Carlton Pacific Place Jakarta dibuka mulai pukul 18.00 WIB. Konser yang mengusung tema “Revolusi Bunga: Generasi Wangi” ini menjadi kelanjutan dari kesuksesan konser premium SLANK sebelumnya.

    “Inilah saatnya untuk memberi, bukan menerima,” demikian terendap di pikiran personil SLANK: Kaka, Bimbim, Ivanka, Ridho dan Abdee. Selama 30 tahun, melewati 3 dekade dan tumbuh bersama 3 generasi, SLANK menyadari bahwa dirinya telah menjadi ikon dan memiliki pengaruh besar bagi para penggemarnya. Lewat karya-karyanya, SLANKselalu membubuhkan pesan dan dorongan bagi SLANKers serta publik luas untuk beraksi dan ambil bagian dalam gerakan sosial yang dapat mewujudkan perubahan positif, baik dalam kapasitas sebagai individu maupun sebagai anggota masyarakat.

    “Sebagai musisi, tanggung jawab SLANK tidak berhenti sampai penciptaan karya-karya musik yang digemari masyarakat. Namun lebih jauh, karya-karya ini harus bisa menyuarakan pesan-pesan yang dapat mendorong perubahan mental untuk menciptakan perubahan yang positif,” ujar Abdee. Jatuh-bangunnya band ini mulai dari titik terendah hingga kemampuannya untuk bangkit kembali menggugah SLANK untuk terus melakukan gebrakan dan membangkitkan kesadaran masyarakat Indonesia. “Kami mungkin dikenal slenge’an, tapi kami punya misi yang diterapkan melalui ‘13 Ajaran Nggak Sempurna SLANK’ untuk beraksi,” ujar Bimbim.

    Metamorfosa SLANK berawal dari konsep Generasi Biru yang diasosiasikan sebagai pencapaian diri secara pribadi, kemudian berevolusi untuk meraih hidup yang lebih berkualitas didasari cinta bagi diri sendiri, lalu menjelma menjadi Revolusi Mental yang digaungkan untuk memperkuat solidaritas demi kebaikan bersama. Inisiasi selanjutnya diprakarsai oleh Bimbim dalam mempersembahkan konsep Revolusi Bunga bagi para Generasi Wangi untuk bersama-sama memberikan penghargaan Indonesia yang direfleksikan sebagai ‘Bunga Indonesia’.

    Konsep kreatif SLANK ini merefleksikan puncak aktualisasi diri mereka dengan menyadari bahwa, “Peran perempuan memberi andil dan pengaruh besar bagi kita dan bangsa. Semangat dan inspirasi yang mereka tebar dalam dukungan kepada kaum pria untuk melakukan hal-hal positif, sudah menuai hasil kebaikan. Jika kemarin kita sudah memberikan apreasi kepada publik, sekarang kita berikan penghargaan bagi perempuan Indonesia atas kerja kerasnya,” sambung Kaka.

    SLANK menyadari bahwa perempuan Indonesia memiliki posisi yang strategis,khususnya dalam membangun pribadi berkualitas mulai dari lingkup keluarga, komunitas, kehidupan profesional dan masyarakat. Melalui perempuan, lahirlah generasi bangsa yang unggul. Oleh sebab itu arti ‘Bunga Indonesia’ tidak terbatas pada perempuan saja, tetapi juga dimanifestasikan sebagai bumi tempat kita berpijak, aset bersama yang patut dilestarikan.

    “Seiring dengan semangat SLANK Movement, sebagian dari hasil penjualan tiket konser akan didonasikan untuk mendukung kegiatan sosial sebagai aksi nyata dari hati turun ke tangan untuk pelestarian aset Indonesia,” jelas Priambodo Soesetyo, Program Director Konser SLANK Revolusi Bunga: Generasi Wangi.

    SLANK juga mengajak publik untuk tidak hanya menghadiri konser tetapi juga melakukan kegiatan dan mendapatkan informasi seputar konser melalui www.revolusiSLANK.com, aktivasi akun G+, Twitter, Facebook, Youtube dan Instagram @revolusiSLANK. “Sampaikan komen dan pesan-pesan membangun untuk perempuan Indonesia dan Ibu Pertiwi kita, jangan lupa memasang hashtag #bungaindonesia, #ibupertiwi dan #revolusibunga”, ajak Kaka.

    Konser ini menyuguhkan tata lampu, visual dan efek panggung yang atraktif untuk menciptakan nuansa dramatis dan intimate. “Penonton bisa menikmati pertunjukan lebih dekat dan personal bersama SLANK,” Tambah Priam.

    “SLANK Revolusi Bunga sungguh sebuah pertunjukan penuh makna yang digerakkan oleh hati untuk individu paling berpengaruh; perempuan,” tutup Bimbim.