
Cherry Pop Festival 2025
09-10 Agustus 2025
Lapangan Panahan Kenari, Yogakarta
https://www.instagram.com/cherrypopfest/


Konsep acara Sunday Brunch ini saya nobatkan sebagai konsep seri gigs terbaik tahun ini. Dua band indie ditampilkan pada jam ‘brunch’ di hari Minggu. Tantangannya adalah mencari kombinasi band indie dan konsep yang bisa membuat penggemar musik bangun pagi di hari Minggu.
Dari pengamatan saya setelah beberapa kali diadakan, mereka sukses membuat orang-orang bangun pagi lalu nonton band sambil makan roti panggang. Menarik!.
Kali ini kita disajikan The Sastro dan Sajama Cut, dua band indie yang sama-sama muncul di pertengahan 2000-an. Menjadi ‘cult’ di masa itu dan terdokumentasi di JKT:Skrg. Lebih dari satu dekade kemudian, kedua band ini bangun pagi demi menghibur fans-fans mereka yang juga telah beranjak dewasa.
Menyenangkan juga melihat band-band ini kembali muncul di kancah musik!.
Btw ini ada oleh-oleh sedikit dari event ini.
Bootleg Setlist Sajama Cut. Silahkan di download
















Text & Photo by Eric W.

RURU Gallery mempersembahkan:
CD Release Party
Ramayana Soul “SABDATANMANTRA”
Sabtu, 1 Agustus 2015 | 19.00 – 23.00
RURU Gallery
Jl. Tebet Timur Dalam Raya No. 6
Jakarta Selatan-12820
dengan penampilan dari:
Ramayana Soul
The Sastro
DJ:
Gila Vinyl
Artistik:
Klub Karya Bulu Tangkis
Live Sablon:
Jah Ipul
Gratis!!
========================================================
CD Release Party
Ramayana Soul “SABDATANMANTRA”
Setelah merilis album perdana mereka, Sabdatanmantra, dalam format deluxe-cassette pada 5 April 2015 silam melalui Wasted Rockers Recordings, kali ini Ramayana Soul melepas kembali album debutnya dalam format CD.
Cikal bakal Ramayana Soul bermula dari 2006, ketika Erlangga Ishanders (Angga) mulai bereksperimen di luar zona nyamannya di ranah punk dan Britpop. “Gue gak se-rock and roll itu ternyata.” Canda Angga. “Jadi gue mencari warna musik yang lebih ngepas dengan keseharian gue. Ketemulah gue dengan satu pencerahan. Ngebahas spiritualisme, agama, budaya Timur dan animisme. Itu hal-hal yang gak lepas dari gue, sejak bangun tidur sampai tidur lagi.” Ia pun menemukan sitar tanpa sengaja di sebuah toko olahraga tua di bilangan Blok M, lalu mempelajari instrumen itu secara otodidak, sembari menggali ide-ide spiritualisme dan Timur.
Dari pencarian pribadi inilah, Ramayana Soul lahir. Mulai dari 2009 hingga 2013, Adhe Kurniawan (gitar), Ivon Destian (vokal), Irfan Tirtamurti (bass), dan Bimo Kamil (drum, tabla) bergabung dan menggiring Ramayana Soul berevolusi dari proyek musik kamar menjadi salah satu band live paling enerjik dan tak terduga di Jakarta.
Pada Sabdatanmantra, Ramayana Soul terus mengejutkan dan bermain-main dengan ekspektasi pendengarnya dengan warna musik yang kental dengan pengaruh musik psikedelia ala 60’an dan raga-rock. Namun, musik yang tersaji di Sabdatanmantra lebih dari sekedar romantisme psikedelia. Pada single Aluminium Foil dan Dimensi Dejavu, vokal lirih Ivon dan iringan instrumental yang memabukkan dipecah oleh teriakan Angga—yang seolah tengah memanggil kembali masa lalunya di musik punk. Nomor Terang dan Mawar Batu turut memamerkan kemampuan musikal mereka, dengan tempo yang berubah-ubah, vokal yang nyaris menjurus chanting, dan jam session sitar yang melodius. Iringan perkusi dan keyboard ramai di Rhaksasa bahkan terdengar seperti throwback musik lantai dansa era Madchester yang diinterpretasikan ulang dari kacamata Timur.
Sabdatanmantra dirilis dalam format CD melalui Majemuk Records, sebuah label independen asal Jakarta. Sebuah lagu yang belum pernah dirilis sebelumnya, Hujan, akan ikut dilepas sebagai bonus track di album ini. Dalam pesta peluncuran nanti, Karon N Roll akan tampil untuk memeriahkan suasana dengan dukungan artistik dari Klub Karya Bulu Tangkis—sekumpulan seniman muda yang gemar bermain visual dari Jakarta.
Artist: Ramayana Soul
Album title: Sabdatanmantra
Format: CD
Label: Majemuk Records
Catalogue: MRCD 019
Country: Indonesia
Release date: 1st Augustus 2015
Tracklist:
01. Alumunium Foil
02. Jaya Raga MiraNgga Bhineka Tunggal Ika
03. Perlahan Terjatuh
04. Dimensi Dejavu
05. Terang
06. Rhaksasa
07. Mawar Batu
08. Dawai Batu Gadjah
Bonus track: Hujan
Artworks by: Irfan Tirtamurti
* Order: @warungmusikshop / @MajemukRecords /087881494948 Agus (SMS only)
* Langsung di toko-toko: WarungMusik, Blok M Square lt.basement B No.162-line id: warungmusik, atau di records store lainya.
Ramayana Soul (+628 5776169299)
Superbad vol.58 ini adalah Superbad terakhir di Jaya Pub yang gedungnya akan diruntuhkan. Sementara menunggu siapnya ruangan baru, maka Superbad akan hiatus dulu. Di edisi spesial ini ada Pandai Besi, The Sastro dan Young De Brock.
Sayangnya saya ketinggalan kamera jadi fotonya ya burem-burem hasil iPhone4 dan karena harus bekerja pagi maka tidak dapat menyaksikan Pandai Besi sampai selesai. Tapi lumayan bahagia lah karena bisa nonton Young De Brock yang sudah semakin asoi maenin rock n’roll nya, mereka sempat membawakan juga lagi dari Black Brothers. Kebetulan si Young De Brock juga baru rilis album, nah kalian bisa tuh cari albumnya, asoi kok. The Sastro juga asoi malem itu, dah lama juga ga nonton mereka. Lalu Pandai Besi juga masih tetap asoi dengan vokalis utamanya dipegang Monica Hapsari.
Sampai bertemu di Superbad berikutnya di Jaya Pub yang baru.