Tag: Tigapagi

  • Lagu Baru: Marsh Kids – Inclination

    Lagu Baru: Marsh Kids – Inclination

    dengar lagu baru marsh-kids-inclination
    Dengar lagu baru Marsh Kids – Inclination

    “Dari dunia di mana pria merokok cerutu dan bernyanyi secara flamboyan, datang enam bandit dengan penampilan yang berbeda. Dengan gitar di tangan dan bekas luka di dalam hatinya, mereka muncul bersenjatakan lagu-lagu yang berbicara tentang kerinduan, penyair yang terlupakan dan penebusan.”

    Itu adalah kalimat sambutan dari band dengan enam anggota dari latar belakang berbeda;

    Adalah S. Pramudita, Drs. F. Achmar, B. Saleh, G. Rahmadeva, M. Fahri dan B. Tobing, enam pria yang datang dari pengalaman musikal yang beragam.

    S. Pramudita dengan Tigapagi, B.Saleh, G. Rahmadeva dengan Polka Wars, B. Tobing dengan San Teletone, Drs. F. Achmar dengan Sore dan M.Fahri di Duckdive,

    Mereka berenam melahirkan sebuah proyek musik yang akhirnya solid untuk dirilis dalam rupa fisik lewat label Helat Tubruk dan distribusi via DeMajors. Single pertama “Inclination” memberikan saya optimisme pada rilisan ini. Keenam orang dari latar belakang berbeda tersebut telah terdengar melebur menjadi sebuah karakter yang solid.

  • Sound of Saturday feat: Pandai Besi & Tigapagi

    Menyenangkan juga menyaksikan dua band yang bisa dibilang asoi dimalam Minggu tadi. Tigapagi datang dari Bandung membawa sederet bagian alat musik gesek dan gitar, lalu ada Pandai Besi yang memberanikan diri tampil tanpa Cholil yang sedang menimba ilmu di New York.

    Tigapagi menunjukan perkembangan yang cukup berarti, terasa dari cara bernyanyi Sigit yang lebih solid. Hanya saja mungkin karena tidak sempat mengaransemen setlist malam itu, instrument-instrument yang ada kurang tertata dengan baik. Bukan karena mainnya jelek, tetapi karena semua instrument seperti berebut untuk selalu berbunyi. Hanya itu saya rasa yang membuat penampilan mereka jadi kurang gigit.

    Namun sedikit banyak terbayar dengan duet mereka dengan Ade Paloh, Lalu duet dengan Paramita Sarasvati (Nadafiksi) memberi tendangan untuk beberapa bapak-bapak yang tampak tertidur. Suaranya bagus soalnya.

    Oiya cover version NYC nya Interpol keren juga. Sayang saya tidak merekamnya, karena mereka bisa memberi karakter baru ke lagu tersebut.

    Pandai Besi yang kali ini vokal utamanya dipegang oleh Monica Hapsari, berhasil menjawab keraguan banyak orang mengenai absennya Cholil. Lagu pembuka “Hujan Jangan Marah” semua keraguan mengenai absennya Cholil lansung terjawab dan hampir semua orang kagum dengan karakter suara dan kemampuan bernyanyi Monica Hapsari.

    Lalu dilanjutkan dengan Melankolia, Insomnia, sebuah cover dari The Mamas and The Papas, kemudian favorit saya Desember untuk kemudian ditutup dengan Menjadi Indonesia. Setlist yang pas tidak kependekan dan tidak kepanjangan, saya pulang dengan hati bahagia karena musik Indonesia masih aman secara kualitas. 🙂


    Ade Paloh lagi ngetes trompet
    Ade Paloh lagi ngetes trompet

    ade-paloh-hasief-deny-sakrie

    at-america-01

    tigapagi-01-band

    tigapagi-02-band

    tigapagi-03-sigit

    tigapagi-04-sigit

    tigapagi-05-feat-ade-paloh

    pandai-besi-01-cholil-skype

    pandai-besi-03-monik-

    pandai-besi-05-atamerica

    pandai-besi-06-monik-abigail

    Penampilan asoi dari Pandai Besi
    Penampilan asoi dari Pandai Besi
    Monica Hapsari dan Abigail
    Monica Hapsari dan Abigail
    Paman Asra
    Paman Asra
    Danila. Lafa dan kawan
    Danila. Lafa dan kawan
    Cakhend dan kawan
    Cakhend dan kawan
    Tigapagi dan tim manajemen
    Tigapagi dan tim manajemen
    "Sini peluk dulu dong" - asra
    “Sini peluk dulu dong” – asra