Tag: White Shoes and the Couples Company

  • Pemutaran Film “WSATCC di Cikini” di Goethe Haus

    Pemutaran Film “WSATCC di Cikini” di Goethe Haus

    Pemutaran film “White Shoes & The Couples Company di Cikini” di Goethe Haus. Sebuah film dokumenter mengenai persiapan konser dan interview-interview menarik dengan personel band dan beberapa orang yang dianggap dekat. Film dokumenter yang sangat menarik untuk mengenal lebih dekat band yang telah lebih dari 13 tahun berkarya.

    Setelah ini, ada bocoran kalau mereka akan mempersiapkan konser dan pemutaran film ini lagi di bulan Mei. Apakah akan direkam dan dibuat dokumenter lagi, saya belum mengetahuinya.

    Kalau saya pribadi, cukup berharap mereka bisa membuat film dokumenter lagi mengenai perjalanan karir mereka dari awal dan footage-footage dari perjalanan melanglang dunia bermain musik. Semoga saja bisa kejadian di fase kehidupan yang sekarang.

    Berikut ini beberapa foto dari kegiatan ramah tamah setelah pemutaran film tadi.


    White Shoes & The Couples Company menyanyikan single ‘Senja’

    Henry Foundation
    Henry ‘Betmen’ Foundation
    Indra Ameng
    Indra Ameng
    John Navid
    John Navid
    Ricky Surya Virgana
    Ricky Surya Virgana
    Sari White Shoes
    Sari, Mela, Mar, & Sisi
    Saleh Husein
    Nona Cito, Sief, & Saleh Husein
    Rio Farabi
    Janice & Rio Farabi
    Film Musik Makan Goethe Haus
    Elisabeth Simonet

    Ken Jenie jirapah

    Anggun Priambodo
    Anggun Priambodo & label pudding papaya
    Oom Leo, Tumpal Tampubolon, & Anggun Priambodo
    Oom Leo, Tumpal Tampubolon, & Anggun Priambodo
    Hasief Ardiansyah
    Hasief Ardiansyah dan CD koleksi terbarunya
    Henry Foundation
    Henry Foundation, Jah Ipul, Domi & Felix Dass
    Irockumentary
    Dini dan Agung ‘Irockumentary’

  • White Shoes and the Couples Company merilis single Senja

    White Shoes and the Couples Company merilis single Senja

    Manajer White Shoes and the Couples Company menuliskan berita ini di akun Facebooknya.

    Dengarkan single terbaru White Shoes & The Couples Company berjudul “Senja” untuk soundtrack film dokumenter WHITE SHOES & THE COUPLES COMPANY DI CIKINI.
    Lagu “Senja” akan dirilis dalam format CD saat pemutaran perdana film ini di acara FILM MUSIK MAKAN pada hari Minggu, 3 April 2016 di GoetheHaus Jakarta.

    artwork “Senja” oleh Sari Sartje

    Ini artinya adalah saatnya menyiapkan sejumlah uang dan waktu untuk Minggu sore nanti.

    Senja - White Shoes and the Couples Company
    Lagu “Senja” akan dirilis dalam format CD saat pemutaran perdana film ini di acara FILM MUSIK MAKAN pada hari Minggu, 3 April 2016 di GoetheHaus Jakarta.
  • Soundrenaline 2015, hari ke-2

    Soundrenaline 2015, hari ke-2

    Soundrenaline hari kedua, seperti diambil dari kamera milik Anugerah Suseno. 🙂

    Lala Karmela
    Lala Karmela
    Lala Karmela
    Lala Karmela
    Masih Lala Karmela
    Masih Lala Karmela
    Ini juga Lala Karmela
    Ini juga Lala Karmela
    Kalau ini Rico Mocca
    Kalau ini Rico Mocca
    Ini Arina Mocca
    Ini Arina Mocca
    Kalau ini Arina lagi main flute.
    Kalau ini Arina lagi main flute.
    Ini Toma namanya.
    Ini Toma namanya.
    Ini DJ
    Ini DJ
    Kalau ini DJ Selfie
    Kalau ini DJ Selfie
    Ricky dari WSATCC
    Ricky dari WSATCC
    Sari Sartje
    Sari Sartje
    Rio yang Farabi
    Rio yang Farabi
    Mela
    Mela
    ini kayaknya Maliq and D'essentials
    ini kayaknya Maliq and D’essentials
    Ga tau deh lagi nunjuk apa, mungkin masa depan yang cerah.
    Ga tau deh lagi nunjuk apa, mungkin masa depan yang cerah.
    Kata Tulus, iya kayaknya bener demikian.
    Kata Tulus, iya kayaknya bener demikian.
    Afeksi sesama musisi. Nidji kalau ga salah.
    Afeksi sesama musisi. Nidji kalau ga salah.
    Penyanyi muda berbakat
    Penyanyi muda berbakat
    Yang juga penari muda berbakat
    Yang juga penari muda berbakat
    Ya gitu deh,  Kata Candil
    Ya gitu deh,
    Kata Candil
    Biar asoi, begini bro gayanya.
    Biar asoi, begini bro gayanya.
    Lu semua kalah asoi, gue bisa angkat kaki satu.
    Lu semua kalah asoi, gue bisa angkat kaki satu.
    Ya keleus, lu Kung Fu apa nyanyi deh.  Kata Bimbim Slank
    Ya keleus, lu Kung Fu apa nyanyi deh.
    Kata Bimbim Slank
    Wolfmother
    Wolfmother
    daghhh,
    daghhh,
  • Go Ahead Challenge Artwarding Night

    Go Ahead Challenge Artwarding Night

    GAC_gif_cobra_300x250

    Beberapa tahun belakangan ini kancah kreatif di Indonesia tampak bergairah, terasa dari ramainya kompetisi Go Ahead Challenge 2015 yang mendapatkan submisi sebesar 36,860 karya. Go Ahead Challenge ini adalah kompetisi kreatif di empat bidang seni yaitu; musik, fotografi, seni visual, dan style. Setelah melewati proses seleksi ketat dari keempat kurator, Arian13 (musik), Anton Ismael (fotografi), Ade Darmawan (seni visual) dan Auguste Soesastro (style), pemenang akan diumumkan pada 22 Agustus 2015, di acara “Go Ahead Challenge Artwarding Night”. Acara awarding night ini juga menjadi wadah kolaborasi bagi komunitas-komunitas seni yang ada di Indonesia.

    Hightlight acara ini adalah penampilan kolaborasi band-band indie terbaik: White Shoes and the Couples Company – Sentimental Moods antara Efek Rumah Kaca – Barasuara,
    White Shoes and The Couples Company akan berkolaborasi dengan Sentimental Moods, ini menarik karena Sari, vokalis WSATCC, pernah mengisi vokal di beberapa trak Sentimental Moods. Ditambah lagi personel WSATCC yang selalu atraktif dan tidak malu menunjukkan skill akan semakin berbahaya saat bertemu Sentimental Moods yang kemampuan bermusiknya mumpuni.

    Sementara Efek Rumah Kaca yang mulai aktif kembali sepulangnya Cholil dari Amerika, akan berkolaborasi dengan Barasuara. Barasuara adalah band paling ‘hangat’ saat ini, karena musik dan penampilannya yang atraktif. Jika dikolaborasikan dengan Efek Rumah Kaca yang punya aransemen progresif jenius, maka momen kolaborasi nanti tidak boleh dilewatkan.

    Selain penampilan kolaborasi diatas, The Secret Agents sebagai duo penyelenggara rangkaian gigs Superbad juga mengkurasi 4 band untuk tampil. Mereka adalah Sigmun, Stars and Rabbit, Indische Party dan Ramayana Soul. Ke empatnya telah menjadi bahan pembicaraan beberapa tahun belakangan ini.
    Sigmun adalah band stoner rock, dengan distorsi berat dan lengkingan yang akan membuat Ozzy Osborne berteriak “i am your father”. Stars and Rabbit adalah duo pop asal Jogjakarta, yang baru saja merilis album yang dimastering di London. Lalu Indische Party adalah band rock and roll yang membangkitkan kembali era keemasan rock n’roll circa 70-an, dan Ramayana Soul adalah jawaban dari pencarian spiritual manusia-manusia yang mencari siraman rohani psikedelika.

    Pemenang Go Ahead Challenge 2015 dari Sampoerna A akan diberangkatkan ke Melbourne untuk sebuah pengalaman seni kolaborasi internasional sebagai hadiah utama. Melbourne merupakan kota yang terkenal dengan street art yang menarik dan memiliki berbagai komunitas seni yang beragam. Para pemenang akan memamerkan karya kolaborasi pada Melbourne Fringe Festival 2015, sebuah festival seni bergengsi di kota tersebut.

    Tahun lalu, Sylvester Bass (fashion designer) dan Raditya Bramantya (fotografer), terpilih sebagai pemenang dari Go Ahead Challenge 2014 dan mendapat pengalaman collaborative creative project di Paris Fashion Week 2014 bersama desainer kondang Tex Saverio.

  • White Shoes and the Couples Company Konser di Kota Kembang

    White Shoes and the Couples Company Konser di Kota Kembang

    image

    @limunas: #konserkotakembang @wsatcc di @IFI_BANDUNG – 24/4/2015 // presale tix IDR 50,000 available @omuniuum