A.F.F.E.N

FeaturedReviews

Written by:

[download id=”415″]
Tidak ada ekspektasi sama sekali ketika saya mulai memasang “Like Life Easily Ended” pada pemutar lagu di komputer. Tetapi ketika musik mulai menyala, sedikit terkejut dengan kualitas musik dan rekaman yang diatas rata-rata. Selanjutnya, saya dibuat diam oleh bagaimana musisi lokal bisa mengantarkan atmosfir menyenangkan seperti ini.

Bayangkan jika Temper Trap berkolaborasi dengan Foster The People, dan ditengah lagu mengajak band hipster seperti Young The Giant untuk bergoyang bersama diatas panggung. Meski demikian, sentuhan lokalnya tetap membuat saya menemukan sedikit gaya Nidji –salah satu band yang di era awalnya saya anggap berhasil memadukan Britpop dan musik Indonesia dengan baik pada lagu di luar hits mereka saat itu.

Kejutan berikutnya datang ketika saya menelusuri jajaran personil band yang namanya berasal dari kependekan Anatomy For Fabulous Emergency Noise ini.

Direktorat vokal dan gitar berada di tangan Haris Lutfi Asa yang merupakan personil The Panas Dalam, band eksentrik senior asal ITB Bandung. Pada direktorat gitar murni tergabung Elmo Rinaldy Junian yang merupakan gitaris additional band Kuburan (kini namanya The Kubz) dan Babam Bramaditia yang merupakan gitaris additional Mobil Derek, band industrial old school juga dari Bandung.

Bersama Mochammad Ifsan yang memetik bas dan Hari N.P bertanggungjawab untuk memukul drum, AFFEN menggabungkan berbagai genre musik influens mereka yang terentang dari pop, funk, shoegaze hingga post rock. Beberapa diantara mereka juga memainkan musik TOP 40, membuat wajar rasanya jika musik mereka begitu matang akibat ruang bermain mereka yang begitu luas.

Sesungguhnya saya berharap satu-satunya lagu yang mereka kirimkan ini biasa-biasa saja. Karena saya tidak siap untuk memuji. Tentu sialan sekali, karena sudah cuma kirim satu lagu tapi lagunya ternyata bagus.

Memang band post rock/eksperimental yang potensial digemari kaum hipster sudah banyak yang lebih dahulu hadir di Indonesia. Salah satunya bahkan sudah membuka band penting di negara tetangga. Akan tetapi, AFFEN adalah nama yang harus disebut jika berbicara tentang musik sejenis yang tetap menyenangkan saat didengarkan (mungkin karena mereka jenius yang sempat memainkan lagu-lagu TOP 40).

Maka jika satu lagu ini saja sudah menggugah selera musik saya, harapan besar ada pada karya berikutnya yang akan mereka hadirkan. Jangan sampai masa hidup ekstasi ini dengan mudah berakhir, like life easily ended.

(Anzarra Djahran)

0 Replies to “A.F.F.E.N”

  1. Aditya says:

    Satu lagu kurang untuk menggugah atensi, setidaknya untk saya. Tapi menjanjikan merupakankata yang lebih tepat.

  2. ajis says:

    emang bener itu personil thepanasdalam?

  3. haris lutfi asa???perasaaan gitaris panasdalam mah Nawa luba a.k.a Iwan, ga salah nih yang nulis???mohon koreksi

  4. Soundnya meledak di kepala..Edan!!!

  5. yosep says:

    emank sadis nih band… pertama denger di radioShow lagi bawain lagu bernuansa jawa2(sorry ga tau judulnya).. langsung kepincut ma arransemen n tempo yg dibawain..

Leave a Reply to deden m sahid Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

%d bloggers like this: