Author: eric

  • Rough Cut; Justice Yeldham, Mati Gabah Jasus, Sawi Lieu

    Rough Cut ! Seperti istilah dalam perfilman mengenai tahap pertama dimana film mulai menyerupai produk akhir, namun ini dipergunakan sebagai wacana lain dalam pergerakan musik experimental. Kaidah “tahap” dan “produk akhir” dapat diambil sebagai kata kunci dalam artian bahwa saat berkarya hasil yang dapat dipetik pelajarannya adalah pada saat tahap pembuatan karya tersebut, tidak hanya produk akhirnya saja yang selebihnya kembali pada penilaian individu dan nantinya menjadi sebuah efek.

    Jika dikaji dalam sebuah musik experimental, pembuatan karya atau dalam penampilannya merupakan saat yang bertahap-tahap dan dirasakannya benar-benar dengan diresapi, hingga pada akhirnya terdengar suara yang sangat berisik namun sebenarnya tidaklah mudah menuju kesana bersama jiwa dan pikiran yang kita rasakan. Dan semua tahap tersebut tak selamanya mudah dicerna oleh individu lainnya.

    Noise And Experimental Session merupakan ekpresi indah yang memperkosa harmonisasi yang memiliki tingkat palinggi di kaidah musik. Sebuah pencapaian paling suci dalam proses pembuatan musik, sebuah orgasme maksimal dalam penjiwaan audio. Rough Cut menampilkan beberapa sound artist yang memiliki karakter berbeda di setiap karyanya.

    Justice Yeldham ( Australia) | www.myspace.com/justiceyeldham

    Mati Gabah Jasus | www.myspace.com/matigabahjasus

    ZZzzz… | www.myspace.com/thezzzzzzzzzzzzz

    Sawi Lieu | www.myspace.com/sawimusic

    FREE EVENT!

    15 Januari 2011 di Common Room, Jl. Kiai Gede Utama No. 8 Bandung, start 6 pm

  • Social Distortion “Hard Times and Nursery Rhymes” stream and buy

    Dengarkan seluruh track dari album terbaru Social Distortion disini, dan ikuti kuis berhadiah gitar Epiphone bertanda tangan Social Distortion.

    Di produseri oleh Mike Ness sendiri, dan menjadi album pertama bersama bassist Brent Harding.

    Dan uniknya setiap 10oribu stream, harga album akan diturunin satu dolar.
    Social Distortion – Hard Times And Nursery Rhymes by Epitaph Records

    anjoy and comment. btw jadi rada-rada folk country gitu ya? kerasa gaya-gaya Bruce Springsteen gitu.

  • Electrical Address

    [download id=”338″]
    Mendengarkan band electro-pop asal Semarang ini membuat saya ingin meletakkan nama Goodnight Electric di sebuah marmer Walk of Fame, karena berhasil membuat lusinan band memiliki sound yang mirip-mirip.
    Sebagian besar gagal besar dan jadi band lawak, sementara sebagian lagi memiliki potensi yang terbentang luas sepanjang mata memandang dan telinga mendengar.
    Dan salah satu band dengan potensi itu adalah trio Electrical Address ini, hanya jika mereka bisa menambah referensi dan membuat aransemen lagu yang lebih berkarakter.
    Dan tentu saja itu tidak berarti jika mereka tetap seperti sekarang tidak akan mendulang sukses, saya hanya memberikan pandangan pribadi saja.

    dan satu hal yang mengganggu menurut saya adalah penggunaan bahasa Inggris secukupnya, menurut saya band ini akan lebih mudah mendapat sambutan jika menggunakan bahasa Indonesia saja.

    Menurut kamu bagaimana?
    http://www.myspace.com/electricaladdress

  • Club 8 new album and free single

    Duo indie-pop asal Swedia ini, baru saja jalan-jalan ke Brazil, terus belanja album-album dari bagian Barat Afrika tahun ’70-an, lalu berkolaborasi dengan perkusionis dari Kuba, dan diproduseri oleh Jari Haapalainen (The Concretes, Camera Obscura, Ed Harcourt).

    Hasilnya adalah lagu-lagu hangat dengan beat dan rythm Afrika terpadu dengan manis nya Swedish Pop, yang akan dimasukan ke dalam album baru berjudul “The People’s Records” yang dirilis oleh FFWD Records
    Sementara itu, dengarkan dulu single pertama nya disini.
    [download id=”246″]

  • WE TRUST MUSIC NOT WAR (Indonesian – Malaysian Collaboration)


    1st event from CLAP music:

    WE TRUST MUSIC NOT WAR
    (Indonesian – Malaysian Collaboration)
    15 Jan ’11 at Beat n Bite Cafe, Jl. Ambon 8A Bandung
    8PM till Drop.

    Proudly Present:
    – Mohd. Jayzuan (Malaysia)
    – Anto Arief
    – Galant
    – TemanSebangku
    – Theorist (Indo-Malay)

    FEEL FREE TO COME!!