Anthems of Tommorow – v/a

Reviews

Written by:

Anthems of Tommorow (Compilation)
Various Artists
dE Records
6.5 > nice work

Sekumpulan band band jakarta dengan aliran yang sering disebut sebagai ?emo?, tetapi tidak banyak band semacam ini yang mau disebut ?emo? apalagi sejak muncul band band dengan lirik cinta biasa berwajah sendu dan menyebut diri sebagai ?emo? bahkan sekarang sudah ada band menamakan diri nya Emo.

Tetapi mau bagaimanapun juga band post hardcore semacam band band didalam rekaman ini akan lebih mudah disebut sebagai Emo, suka atau tidak suka. Yup kenyataan tersebut memang pahit walau mungkin belum sepahit kisah kisah cinta yang getir seperti lirik lirik beberapa band di album ini.

Agak susah mendengarkan lirik lirik band band disini karena teks tidak disertakan, tetapi dilihat dari judul nya tampaknya masih sekitar kitar cinta saja tuh.

Berusaha keras menunjukkan sisi sensitif orang orang berbadan macho bertato berwajah sangar. Dan hasilnya adalah lirik sensitif dan teriakan yang cukup menderita serta sedikit melodi.

Yang disayangkan sebenarnya adalah masih minimnya kreatifitas beberapa band, yang menyebabkan mereka masih terdengar sama, atau seperti satu band dengan lagu berbeda. Walau begitu masih ada juga beberapa yang berhasil menonjolkan dirinya daripada yang lain.

The Side Project yang memang menjadi promo single pertama album ini. Yang kalau ga hati hati sebenernya cengkok nada bernyanyi vokalisnya bisa dikategorikan dangdut punk… tetapi untungnya masih cukup hati hati jadinya ga kecebur terlalu dalam. No hard feeling.

Friends of Mine. Well sekali dengar loe bakal sebut. Ni band mirip dengan…. siapa? Hayo siapa? Hanya saja disini malah terdengar lebih ke arah anak kecil yang merengek rengek daripada seorang dewasa yang memiliki sisi sensitif.

Chronical. Catchy dengan chord chord punk dengan sentuhan metal walaupun masih standar tetapi buat penggemar heavy distorted punk kayaknya bakal suka.

Majesty. gue dah ngga inget ni band mirip siapa. Soalnya tipikal band emo banget. Cuma akustikan. yah inget inget aja Chris Carabba. Dengan vokal yang lebih lembut. Dan ini satu lagi suara anak kecil merengek rengek dengan gaya sok dewasa seperti adegan film beradegan puitis dan sensitif tapi pembaca puisi nya ga bisa akting.

The Plural. konsep nya menarik seperti band band britpop newwave atau hmmm band band jepang, vokal nasal semodel brett, hyde, molko. Hanya saja versi melayu. Perlu pembenahan juga di bagian mixing kayaknya.

Sweet As Revenge… sebuah lagu yang uptempo berditorsi masif dan hook agresif serta teriakan menyayat, tetapi emosi dalam teriakan yang seperti mengguman itu masih saja kayak orang dewasa yang kekanak kanakan.

Drowning Pisces… intro yang agresif denbgan ketukan drum penuh tenaga. Progresi yang menarik. Menjadikannya sedikit lebih stand out.. tetapi lagi lagi dual vokal., satu nyanyi penuh derita satu lagi teriak menyiksa tenggorokan.

For The Dying.. metal extreme, full screaming penuh penderitaan. Stand out lagi. Tapi siapa itu menggunakan suara suara ditekan menyanyikan nada tinggi?

Sunday?s Blue…dual vokal lagi… dan sisanya juga masih mirip dengan band lainnya.

Dagger Stab..metal lagi, dengan vokal yang bernyanyi nada tinggi sedikit ditekan, seperti orang tabah yang baru saja mengalami penderitaan batin. dan tentunya tidak lupa the throat tormentor screamer backing vocalist. Menggunakan riff riff metal standar tetapi riff seperti ini memang selalu menarik banyak orang.

Virgin Mary.memulai intro dengan gitar bersuara kotor, dan dilanjutkan dengan dual vokal lagi. Dan hantaman masif dan bisingnya gitar. . tapi paduan suara ?wououououo? nya stand out juga,

Memang album kompilasi ini lebih mirip album sebuah band yang sama tetapi memberi ruang untuk bintang tamu di beberapa lagu. Dan itu membuatnya malah jadi album yang biasa biasa saja.

Stand out album ini adalah si penyelenggara tidak sekedar mengumpulkan master, tetapi menyediakan studio rekaman untuk merekam ulang semua materi.. yang bagusnya sound semua band jadi terkontrol, tetapi kekurangannya mungkin karena buru buru jadi beberapa bagian ?emosi? lagu jadi ketinggalan entah dimana.

Tetapi persetan dengan itu semua, kompilasi ini tetap karya monumental dari beberapa band emo/posthardcore yang kebetulan eksis di Jakarta pada kurun waktu saar ini…

dE Records | de_records@yahoo.com | 021 739 6426

Eric Wiryanata, December 2004

0 Replies to “Anthems of Tommorow – v/a”

  1. fzan says:

    send me a dagger stab lyrics, save ourself now…
    thanks

  2. FUck'n lOVer says:

    salam jari tengah…….

    salam rockets Jr.

  3. chekdam #13 says:

    call me when u souber…

Leave a Reply to fzan Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

%d bloggers like this: