Tag: malang

  • Menikmati Kengerian di Akhir Tahun Bersama Beeswax

    Menikmati Kengerian di Akhir Tahun Bersama Beeswax

    Beeswax, kuartet emo asal Malang, baru saja merilis karya terbaru dalam bentuk sebuah musik. Lagu “Maze of Mind” yang ada di album ketiga mereka “Saudade” dipilih menjadi video klip ketiga yang dirilis setelah “Fix” dan “Refugee”. Single ini merupakan kolaborasi dengan penyanyi asal Malang, Steffani BPM ini nantinya juga akan dirilis via saluran digital dan rencananya akan rilis di tanggal 25 Desember 2018.

    Video musik ini disutradarai oleh Prialangga yang sebelumnya banyak terlibat dalam karya-karya visual dari Coldiac, Sal Priadi, hingga Brigade 07. Lagu “Maze of Mind” yang sebenarnya bercerita tentang kekecewaan seseorang terhadap pasangannya direpresentasikan menjadi cerita yang tidak biasa oleh Prialangga.

    Terinspirasi pengalaman pribadi serta berbagai macam gejolak kesedihan yang ia rasakan selama setahun terakhir, ia merangkumnya ke dalam sebuah narasi yang melibatkan toxic relationship hingga kelainan mental yang dialami para tokohnya.

    “Dalam setahun terakhir, bisa dibilang banyak kesedihan yang melanda dan lagu Beeswax ini saya rasa tepat untuk menuangkan ide-ide serta simbolisme yang saya pikirkan,” ungkap Prialangga.

    Dibantu dengan tim yang solid mulai dari stylist Titi Savitri, make-up artist Madu Kinanti, dan DoP Adi Fathul Ardy, serta tim lighting, logistik dan artistik, pembuatan video klip ini hanya memakan satu hari penuh. Beeswax yang sebelumnya hanya sekedar terlibat di video klip mereka sebagai pemain musik, kali ini dituntut untuk memainkan peran.

    Bagas Yudhiswa dan Steffani BPM berperan sebagai sepasang kekasih yang menjalani hubungan penuh konflik dan kekerasan. Sedangkan beberapa talent dan personel Beeswax lainnya memerankan figur korban yang di Lebih jauh mengenai video klip ini, Prialangga juga menambahkan elemen-elemen yang sebelumnya ada di video “Fix” dan “Refugee”. “Video ini semacam penutup era album ketiga Beeswax, jadi saya sengaja menambahkan sedikit benang merah di dalamnya yang berhubungan dengan dua video sebelumnya,” imbuh Prialangga. Menggunakan pencahayaan temaram yang didominasi warna merah dan hijau, kesan gloomy dan mencekam berhasil dimunculkan lewat karya ini. Tentu saja video ini wajib ditonton hingga akhir karena menyimpan suatu twist yang bisa membuat penontonnya bergidik ngeri.

    video: https://www.youtube.com/watch?v=2M6O1yLqZv8&lc

    download lagu indonesia terbaru

  • Marly Reds Calon Favorit Baru Bagi Fans Post Punk.

    Marly Reds Calon Favorit Baru Bagi Fans Post Punk.

    Marly Reds adalah band indie rock/post punk yang berasal dari Kota Malang. Terbentuk dari tahun 2017 dan di tahun 2018 ini mereka berhasil membuahkan sebuah EP perdana dengan judul yang sama dengan nama band mereka; Marly Reds.

    EP kami sudah rilis di aplikasi music streaming sekarang, dan menurut kami sangat perlu untuk didengarkan. Karena band ini semakin mengukuhkan Malang sebagai ibukota post punk Nusantara.

    Banyak band-band indie rock/post punk berkualitas berasal dari kota nan sejuk ini, dan Marly Reds selain memperkuat tradisi tersebut juga meningkatkan standar kualitas di kancah ini.

    Selamat menikmati,

  • Folk Music Festival 2018 • Batu • 3-5 Agustus 2018

    Folk Music Festival 2018 • Batu • 3-5 Agustus 2018

    Folk Music Festival yang ke-empat ini akan diadakan selama 3 hari di Kusuma Agrowisata Batu- Jawa Timur pada tanggal 3, 4, dan 5 Agustus 2018. Folk Music Festival adalah festival alternatif tahunan untuk para penggemar kebudayaan (kesenian, musik dan literasi).

    Suasana yang sejuk dan pemandangan yang indah akan mengajak para penonton dari seluruh penjuru negeri untuk terhanyut dalam lantunan hangat setiap musisi dari Malang, Bandung, Jakarta, Yogyakarta, Palembang dan kota-kota Indonesia lainnya. Tahun ini Folk Music Festival mengusung tema “Musik dan Literasi”, dimana selain menghadirkan serangkaian sajian musik berkualitas juga akan menggelar Talk/conference dan Lokakarya yang terkait dengan prosa, puisi, dan pertunjukan teater.

    Folk Music Festival ini juga menjadi makin istimewa karena mengajak ikut serta secara aktif jaringan kolektif dari 2 negara, yaitu Indonesia & Malaysia.

    JADWAL

    Jumat, Sabtu, dan Minggu, 3, 4, 5 Agustus 2018/ 10am – 12pm

    VENUE

    Kusuma Agrowisata, Jl. Abdul Gani Atas, Batu, Jawa Timur

    PROGRAM

    GANG OF FOLK
    Empat musisi/band terpilih dari seluruh Indonesia yang akan menjadi member Gang of Folk Class of 2018 yang berkesempatan untuk berbagi panggung bersama musisi lainnya.

    FOLKAMPUS
    Folk Music Festival membuka kesempatan untuk teman–teman mahasiswa untuk memiliki festival ini bersama-sama. Tim kami akan berkunjung ke kampus-kampus untuk menggelar takshow/kelas menulis/mini showcase musisi folk terbaik Tanah Air dan mengadakan volunteer scouting, berjalan bersama komunitas-komunitas yang ada di kampus di berbagai penjuru Indonesia.

    FMF BOOK OF STYLE
    Merangkum kenangan audiens Folk Music Festival 2018 lewat buku foto.

    FOLKTIVALIST
    FSTVLST merencanakan sebuah showcase dalam format akustik khusus untuk Folk Music Festival 2018.

    MARKETPLACE
    Toko Buku Fatimah oleh Warning Magz
    Music Trade oleh Pasar SANTA / Santa Calling
    Pasar Kearifan Lokal ( Cenil, Angsle, Ketan bubuk, Tahu petis, Jagung bakar, Krupuk Telo, Kicir, Srabi Gantol, Wedang Pokak, Jamu Gendong )
    Craft Market
    Food & Beverages Booth

    MAKAN SAYANG
    Berkumpul bersama adalah hak setiap orang. Pengunjung Folk Music Festival 2018 diberikan kesempatan untuk dapat bercengkerama bersama pengisi panggung Musik dan Literasi, sama rasa sama makna. Makan bersama, agar tumbuh rasa sayang.

    ARUNA DAN LIDAHNYA
    Untuk pertama kalinya, film besutan sutradara Edwin ini akan memutarkan trailernya di Folk Music Festival 2018. Akan dihadiri pula oleh para cast & crew.

    DISKUSI MUSIK & LITERASI (detail di bawah ini)
    WORKSHOP (detail di bawah ini)
    MUSIC STAGE (detail di bawah ini)

    MUSIK

    TALENTS:
    Adrian Yunan
    Bin Idris
    Daramuda
    Danilla
    Efek Rumah Kaca
    Fourtwnty
    Gardika Gigih
    Gerald Situmorang
    Jason Ranti
    Mondo Gascaro
    Monita Tahalea
    Pohon Tua
    Pusakata
    Reda
    Sandrayati Fay
    Tigapagi
    Wake Up Iris!
    White Shoes and the Couples Company
    Bayangan
    Aray Daulay
    Arief S. Pramono
    Holaspica
    Diroad

    TALK/CONFERENCE:
    Sekelebat Festival
    Makassar International Writers Festival (Shinta Febriany, Kurator MIWF 2018)
    Jogja-NETPAC Asian Film Festival (Ifa Isfansyah, Direktur Eksekutif JAFF)
    Rock in Celebes (Hardinansyah Putra Siji, Project Director RIC)
    Moderator : Nuran Wibisono (tirto.id)

    Folk Indonesia Timur
    Fuad Abdulgani (Antropologi Universitas Lampung)
    M. Istiqomah Djamad (Pusakata)
    Moderator: Tomi Wibisono (Warning Magz)

    Semesta Online Media
    Saylow, Co-Founder & Admin BaleBengong
    Ardyan M. Erlangga, Managing Editor VICE Indonesia
    Sapto Anggoro, CEO Tirto.id
    Moderator : Felix Dass (jurnalis musik)

    Literasi Indonesia Timur
    Aan Mansyur (penulis. “Tak Ada New York Hari Ini”, “Melihat Api Bekerja”)
    Mahfud Ikhwan (penulis. “Dawuk”, “Kambing dan Hujan”)
    Moderator: Tomi Wibisono (Warning Magz)

    Teater Boneka
    Bersama Papermoon Puppet Theatre

    WORKSHOP:
    Menulis Puisi “Cara-cara Tidak Kreatif untuk Menulis Puisi”
    bersama Theoresia Rumthe “Perempuan Sore” (penulis, pengajar public speaking) & Weslly Johannes (penyair)

    Pewarnaan Kain Natural dan Indigo
    bersama Sancayarini (owner Kanawida & Kanagoods)

    Dramatic Reading
    bersama Gunawan Maryanto (penulis & sutradara teater, pemeran Widji Thukul di film “Istirahatlah Kata-kata”)

    Membaca Sapardi
    Membaca puisi – puisi pilihan Sapardi Djoko Darmono bersama sang sastrawan sendiri.

    KANAL Folk Music Festival 2018

    – Website www.folkmusicfestival.id
    – Website www.siasatpartikelir.com

    – Facebook Page : @folkmusicfestival.id
    – Instagram : @folkmusicfestival
    – LINE Official : @folkmusicfestival
    – Mail List : Share alamat e-mail kamu di Official LINE @folkmusicfestival

    Folk Music Festival 2018
    Folk Music Festival 2018
    Folk Music Festival
    Folk Music Festival Literasi
  • 3 Lagu Baru Dari Pendatang Baru; Sabiella Maris

    3 Lagu Baru Dari Pendatang Baru; Sabiella Maris

    Sabiella Maris muncul secara tiba – tiba di berbagai macam platform musik digital dengantiga buah single melalui laman label rekaman asal Malang; Fallyears Records.

    Sabiella Maris lansung menyuguhkan 3 buah lagu single dengan judul ‘Dope’​, ‘Sunshine in
    The Sky’ ​dan ‘Cry Over Split Milk’​.

    Sabiella atau yang lebih dikenal sebagai Bella mengaku telah lama merencanakan proyek solo ini namun baru-baru ini saja muncul niat untuk merekamnya dengan serius.

    Sudah lama bikin lagu tapi aku simpen aja karena ga pede. Tapi aku akhirnya mutusin buat coba deh di record. Karena intinya aku mau berbagi pengalaman lewat lagu. Karena lirik – liriknya emang dari pengalaman pribadi. Terus juga karena bisa arrange musik sendiri tapi juga dengan bantuan – bantuan orang sih hehe” Ujar Bella.

    Bella yang sebelumnya dikenal sebagai gitaris dari unit post-punk Malang Closure ini mengaku terinsipirasi Bane’s World dan Mac Demarco, sehingga dapat menampilkan nuansa santai dan rileks dari ketiga track tersebut. “Sebenarnya saya tidak kepikiran untuk membuat proyek seperti ini, saya hanya terbiasa untuk mendengarkan lagu semacam ini. Saya hanya ingin membuat sebuah lagu yang jujur berdasarkan kepada bagaimana situasi saya sekarang, apa yang saya rasakan, dan apa yang saya dengarkan. Sebelumnya 3 lirik dari lagu ini sudah diselesaikan jauh sebelum materi ini selesai, tetapi saya masih sering gonta-ganti genre dan bingung memilih mana yang cocok. Mungkin proyek ini bisa terjadi juga karena bantuan dan dukungan dari teman teman “. 3 single ini akan menjadi batu loncatan untuk selanjutnya dicetak menjadi sebuah rilisan fisik yang juga dirilis oleh label yang sama, Fallyears Records.

    Maxi – Single Untold Story ini sudah bisa didengarkan di
    melalui platform musik digital seperti Spotify, Deezer, Itunes, Google Play Music, Pandora dan Amazon Music.

    Sabiella Maris
    Sabiella Maris
  • Watch Beeswax’s ‘Refugee’  Music Video

    Watch Beeswax’s ‘Refugee’ Music Video

    Refugee adalah judul single terbaru dari album ketiga Beeswax, band indie rock asal Malang.

    (more…)