Akhir minggu kemarin saya berkeliling mencoba merekam beberapa aksi panggung yang disaksikan menggunakan kamera Olympus dan Zoom h1. Ada yang cukup sukses, ada yang lumayan gagal tapi semoga tetap bermanfaat.
Kali kedua kolaborasi bersama DRS dan Demajors dalam PopUp! kali ini kita mengajak band favorit kita Nick, Phantom Leopard (aka Sajama Cut), dan pendatang baru; Sun Mantra. Temanya adalah kebisingan dari tahun 90-an.
Pilihan yang tepat karena semuanya solid, dan highlight kali ini ada di Sun Mantra yang membuat EcoBar sekilas seperti rave party di Manchester atau Berlin tahun 90-an. Sudah lama juga ga nyebut istilah techno atau rave. Setelah menyaksikan band ini rasa-rasanya masa depan musik Indonesia terasa lebih cerah.
Phantom Leopard sempat memberi preview beberapa lagu untuk album ke-4 Sajama Cut, seperti biasa diformasi ini seringkali ada improvisasi-improvisasi bising yang indah seperti diambil dari potongan-potongan lagu Grateful Dead.
Sementara NICK kali ini sudah jauh lebih solid daripada sebelum-sebelumnya. Formasi tersegar dengan aransemen yang lebih pas.
KEREN semua cuy. Musik-musik seperti inilah yang membuat kami tetap percaya pada musik. 🙂
Dan semoga kepercayaan saya akan berbuah baik, seperti misalnya lensa yang cihuy buat lowlight.
NICKNICK Formasi October 2014Nicko Krisna sedang menghayati laguUkuleleSun MantraKendra, Reno dan teman-teman.