Tag: XIN LIE

  • Exclusive Stream : Guest Mix 2 with Xin Lie

    Exclusive Stream : Guest Mix 2 with Xin Lie

    Arti di balik Xin Lie berasal dari kata “Xin” (Bahasa Tiongkok untuk “mohon” atau “hati”) dan “Lie” (Bahasa Inggris untuk “berbohong”), jadi artinya adalah “Mohon Berbohong” atau “Hati yang berbohong”. Nama itu sekaligus menjadi akronim Sinlay atau Sindanglaya, daerah di Bandung di mana Xin Lie berasal. Lelaki di balik Xin Lie adalah Odi (aka Diannov Pamungkas), seorang fotografer, pemilik record label, dan musisi punk. Dia mulai datang ke acara-acara techno untuk mendokumentasikannya, namun lama-lama tertarik menjadi DJ dan membuat musik elektronik. Walaupun dia sudah lama menjadi bagian dari skena hardcore punk, perjalanan dia di musik elektronik baru satu tahun. Dedikasi, eksplorasi berbagai subgenre dan software bajakan (ingat, dia anak punk), memunculkan proyek Xin Lie.

    Xin Lie juga bagian dari roster Club Sick Sick Sick, bersama AFK, Atonal, Bagvs, Judas, dan Unknown Suspekt. Club666 adalah beberapa hal menjadi satu: pesta, kolektif, dan record label. Tidak ada benang merah khusus yang menghubungkan Club Sick Sick Sick, kecuali kumpulan records yang tidak ada ujungnya; dari Napalm Death, Kraftwerk, Doom, Tragedy, DJ Hell, Josh Wink sampai Laura Branigan. Mungkin yang mendefinisikan Club666 adalah humor. Mereka mengkonsumsi dan meresapi semua style di sekitar mereka dan menggunakannya untuk membuat sesuatu yang baru dan segar. Punk tanpa galak.

    Ketika sedang tidak menDJ di berbagai tempat di Bandung seperti Klub Racun, Substore BDG, Chinook Cafe, etc. sebagai Diannov atau Xin Lie, Pamungkas mempunyai dan mengelola D’Kolektif records. Label tersebut sudah merilis album dari DIIV (NYC), Kimokal (Jakarta), Kiasmos (Iceland) dan beberapa lainnya. Dia adalah founding member Disabled dan basis tur untuk Keras Kepala. Ini adalah mix pertama di bawah nama Xin Lie.

    Guest Mix pertama dari Seratus Ribu ini menampilkan empat selektor favorit Bandung: MV, Haxanized, XIN LIE, dan Madrotter. Bekerja sama dengan seniman-seniman tersebut. Bukan hanya selektor yang baik, namun ada juga seniman visual, aktivis, pemilik record label, para showbooker, penyair, pengarsip, dan banyak lagi. Setiap seniman tersebut mendedikasikan karya mereka bukan hanya untuk komunitas musik Bandung, namun untuk siapa saja.

    Mixes ini akan dirilis sekali seminggu untuk 4 bulan, dimulai 26 Juni 2018 dengan Madrotter. Karya visual untuk series tersebut adalah karya tak terjudul David Louis Cintron dari Cleveland. Karya tersebut dibagi 4 bagian, satu untuk setiap mix. Ada juga kaos terbatas yang akan dicetak seiring dengan series tersebut.

    100.000 (aka Seratus Ribu aka 100_Ribu) adalah record label berbasis Bandung yang didirikan pada Januari 2017 oleh James Russell Fritsch, asli Baltimore yang berada di Bandung. Fritsch telah mengelola beberapa record label dari tahun 2004, termasuk Public Guilt, Implied Sound, dan Araca Recs. Pada tahun 2017, Seratus Ribu telah merilis album fisik dari Aluk Todolo (Paris), Potro Joyo (Malang), Ala Muerte (New York), Diehoarse (Jogja), Third Culture Kings (Copenhargen), dan Coffee Faith (Jogja). Rilisan kaset yang akan datang di 2018 termasuk Borther Wolf Sister Moon (Bandung), Jeff Carey (Baltimore), Sarana (Samarinda), To Die (Jogja), Sudarshan Chandra Kumar (Kuala Lumpur), Anggarayesta (Bandung), ), :>PI)I(NYGT^T$E$W#@! (New York), dan lain-lain.

    Streaming selengkapnya di bawah ini:

    Tracklist:

    1. Kllo – Making Distractions (Ghostly International, 2017)
    2. One of the scene selected from Stanley Kubrick’s masterpiece “A Clockwork Orange” back in 1971
    3. Applescal – Overseas (Atomnation, 2017)
    4. Axefield – Walk Under The Falls (Atomnation, 2017)
    5. Christopher Cold Hands – False God(?) (Self-digital-release, 2018)
    6. Rayka – Axid Budda (Self-digital-release, 2018)
    7. The Knife – We Share Our Mother’s Health – Trentemoeller remix (Audiomatique Recordings, 2007)
    8. Christopher Cold Hands – 80 (Never Talk) (Self-digital-release, 2018)
    9. Broken English Club – Carrion (Long Island Electrical Systems, 2017)
    10. Trentemoeller – Rykketid (Poker Flat Recordings, 2006)
    11. Randomer – Rye (Long Island Electrical Systems, 2017)
    12. Trentemoeller – Polar Shift (Poker Flat Recordings, 2006)
    13. Christopher Cold Hands – Everyone All The Time (Self-digital-release, 2018)
    14. Randomer & Hodge – Second Freeze (Dnuos Ytivil, 2016)
    15. Tessela – Nancy’s Pantry (R&S Records, 2013)
  • Exclusive Stream : Guest Mix 1 with Madrotter

    Exclusive Stream : Guest Mix 1 with Madrotter

    Madrotter (aka Henk Den Toom Jr.) adalah peminat musik dan pemburu vinyl berkebangsaan Belanda yang berdomisili di Jawa Barat sejak tahun 1996. Dia soso di balik Madrotter Treasure Hunt, arsip musik online gratis yang dia temukan selama mengkoleksi dan riset bertahun-tahun. Di arsip tersebut dia meng-host ribuan kaset dan vinyl yang telah terdigitalisasi Situs tersebut sudah dikunjungi lebih dari 3 juta kali.

    Bermusik sejak tahun 1978, Den Toom Jr. bermula dari menjadi drummer sebuah band punk sebelum terjun ke dunia hip hop eksperimental pada tahun 1986. Dari akhir abad 90an dan seterusnya, Madrotter telah menjadi bagian penting dari skena hip-hop Bandung, memproduksi track-track untuk beberapa MC underground terbesar di Indonesia. Salah satu track yang cukup kontroversial membuat seorang MC ternama bersembunyi dari sebuah organisasi masyarakat. Track-track dia yang terbaru masuk dalam album terbaru One10% dari Kuala Lumpur. Pada akhir 2017, Madrotter membuka acara Karinding Attack Bandung di Rotterdam’s Pantropical Night dengan DJ set berisi Jaipong, musik dari tarian Sunda tradisional di Jawa Barat. Mix ini menampilkan beberapa track Jaipong favorit Madrotter dari 18+ tahun eksplorasi.

    Guest Mix pertama dari Seratus Ribu ini menampilkan empat selektor favorit Bandung: MV, Haxanized, XIN LIE, dan Madrotter. Bekerja sama dengan seniman-seniman tersebut. Bukan hanya selektor yang baik, namun ada juga seniman visual, aktivis, pemilik record label, para showbooker, penyair, pengarsip, dan banyak lagi. Setiap seniman tersebut mendedikasikan karya mereka bukan hanya untuk komunitas musik Bandung, namun untuk siapa saja.

    Mixes ini akan dirilis sekali seminggu untuk 4 bulan, dimulai 26 Juni 2018 dengan Madrotter. Karya visual untuk series tersebut adalah karya tak terjudul David Louis Cintron dari Cleveland. Karya tersebut dibagi 4 bagian, satu untuk setiap mix. Ada juga kaos terbatas yang akan dicetak seiring dengan series tersebut.

    100.000 (aka Seratus Ribu aka 100_Ribu) adalah record label berbasis Bandung yang didirikan pada Januari 2017 oleh James Russell Fritsch, asli Baltimore yang berada di Bandung. Fritsch telah mengelola beberapa record label dari tahun 2004, termasuk Public Guilt, Implied Sound, dan Araca Recs. Pada tahun 2017, Seratus Ribu telah merilis album fisik dari Aluk Todolo (Paris), Potro Joyo (Malang), Ala Muerte (New York), Diehoarse (Jogja), Third Culture Kings (Copenhargen), dan Coffee Faith (Jogja). Rilisan kaset yang akan datang di 2018 termasuk Borther Wolf Sister Moon (Bandung), Jeff Carey (Baltimore), Sarana (Samarinda), To Die (Jogja), Sudarshan Chandra Kumar (Kuala Lumpur), Anggarayesta (Bandung), ), :>PI)I(NYGT^T$E$W#@! (New York), dan lain-lain.

    Streaming selengkapnya di bawah ini:

    Tracklist

    1. Umay Mutiara – Randa Ngora
    2. Euis Nani Garweni – Rancanan
    3. Iyar Wiyarsih –Kidung Marender
    4. Nani Yuningsih – Papacangan
    5. Ciung – Senggot
    6. Ijah Khadijah – Kidung Panimang
    7. H. Idjah Hadidjah – Mahoni
    8. Itih S. – Kiser Saedah
    9. Tating Sariningsih – Mentas Jaipong ’82 (live recording with the Karawang Group)
    10. Yayah Ratnasari – Cinta Ugat Egot
    11. Ciung – Talak Tilu
    12. Cicih Cangkurileung – Ekek Paeh
    13. Cucu Setiawati – Angle
    14. Aseng Suwarsih – Kiser Saedah

    Instagram : @henktoom

    Website / Blog : http://madrotter-treasure-hunt.blogspot.co.id