Category: events

  • PopUp! feat Phantom Leopard, Sun Mantra & NICK

    PopUp! feat Phantom Leopard, Sun Mantra & NICK

    Kali kedua kolaborasi bersama DRS dan Demajors dalam PopUp! kali ini kita mengajak band favorit kita Nick, Phantom Leopard (aka Sajama Cut), dan pendatang baru; Sun Mantra. Temanya adalah kebisingan dari tahun 90-an.

    Pilihan yang tepat karena semuanya solid, dan highlight kali ini ada di Sun Mantra yang membuat EcoBar sekilas seperti rave party di Manchester atau Berlin tahun 90-an. Sudah lama juga ga nyebut istilah techno atau rave. Setelah menyaksikan band ini rasa-rasanya masa depan musik Indonesia terasa lebih cerah.

    Phantom Leopard sempat memberi preview beberapa lagu untuk album ke-4 Sajama Cut, seperti biasa diformasi ini seringkali ada improvisasi-improvisasi bising yang indah seperti diambil dari potongan-potongan lagu Grateful Dead.

    Sementara NICK kali ini sudah jauh lebih solid daripada sebelum-sebelumnya. Formasi tersegar dengan aransemen yang lebih pas.

    KEREN semua cuy. Musik-musik seperti inilah yang membuat kami tetap percaya pada musik. 🙂
    Dan semoga kepercayaan saya akan berbuah baik, seperti misalnya lensa yang cihuy buat lowlight.

    NICK
    NICK
    NICK Formasi October 2014
    NICK Formasi October 2014
    Nicko Krisna sedang menghayati lagu
    Nicko Krisna sedang menghayati lagu
    Ukulele
    Ukulele
    Sun Mantra
    Sun Mantra
    Kendra, Reno dan teman-teman.
    Kendra, Reno dan teman-teman.

    365_ecobar-kemang-02

    Sun Mantra
    Sun Mantra
    Sun Mantra
    Sun Mantra

    sajama_cut-kelelawar_malam

    lowendliving_002

    sun_mantra-001

    anindita_saryuf-Santy_yaz

    sajama_cut-005

    sajama_cut-004

    sajama_cut-003

    sajama_cut-002

    Sajama Cut
    Sajama Cut

    sajama_cut

    andry_boer

    365_ecobar_kemang

  • Fuzz Wave Festival 2014

    Fuzz Wave Festival 2014

    25, Oktober 2014
    at BASEMENT Cafe (Arion-Swissbel Hotel)
    Jl. Kemang Raya No.7 South Jakarta
    START : 17.00 – 00.00

    With :
    – SHARKMOVE
    – SIGMUN
    – MATIASU
    – GAUNG
    – KIEF
    – THUNDER SANCHEZ

    POSTER MEDPAR

  • RRREC FEST IN THE VALLEY

    RRREC FEST IN THE VALLEY

    RRREC Fest in The Valley
    31 Oktober – 2 November 2014
    Tanakita Camping Ground, Situ Gunung, Sukabumi

    Music – Outdoor Cinema – Multimedia Performance – Workshop – Talks –Exhibition – Bazaar

    20 acts will perform for 3 days at RRREC Fest in The Valley

    Line up:

    AriReda (JKT)
    Kazuhisa Uchihashi (JPN)
    Pure Saturday (BDG)
    Matajiwa (JKT)
    White Shoes & The Couples Company (JKT)
    Pandai Besi (JKT)
    Bangkutaman (JKT)
    The Analog Girl (SIN)
    Dangerdope (Banda Aceh)
    Voyagers of Icarie (JKT)
    Jirapah (JKT)
    Backwood Sun (JKT)
    Seroja (YK)
    Rabu (YK)
    Liyana Fizi (MAL)
    Ramayana Soul (JKT)
    Tetangga Pak Gesang (BDG)
    VJ Herbal (SUB)
    Bani Haykal (SIN)
    Muhammad Akbar (BDG)

    …more will be announced soon!!!

    ***

    Keterangan harga paket liburan selama 3 hari 2 malam
    RRREC Fest in The Valley

    Early Bird – hanya sampai tgl 17 Oktober 2014

    Paket A:
    IDR 1.500.000,-
    (Sudah termasuk transportasi, akomodasi dan makan)

    Paket B:
    IDR 1.000.000,-
    (Sudah termasuk transportasi, akomodasi dan makan)

    Harga Regular:

    Paket A (Kapasitas 150 pax)
    IDR 1.750.000,- (Sudah termasuk transportasi, akomodasi dan makan)

    Paket B: (Kapasitas 150 pax)
    IDR 1.200.000,- (Sudah termasuk transportasi, akomodasi dan makan)

    Daily Pass: (Kapasitas 200pax/hari)
    Hari I: IDR 500.000,- (Sudah termasuk makan)
    Hari II: IDR 300.000,- (Sudah termasuk makan)

    Pendaftaran dan pemesanan paket dapat dilakukan secara online di http://rrrec.ruangrupa.org/2014/, atau silakan datang langsung ke RURU Shop di Jl.Tebet Timur Dalam Raya No.6, buka Senin s/d Jumat, jam 13.00-21.00

    Pendaftaran ditutup tanggal 26 Oktober 2014!

    Info detail silakan kunjungi:
    t: rrrec_fest , ruangrupa
    fp: RRRec Fest, ruangrupa
    Ig: rrrec_fest ,ruangrupa
    w: http://rrrec.ruangrupa.org/2014/ , ruangrupa.org , tanakitacamp.com

    unnamed

  • Bag Raiders (DJ Set) live at Heineken Open Your City

    Bag Raiders (DJ Set) live at Heineken Open Your City

    Heineken Open Your City

    De La Rossa Kemang 31 Oktober

    Featuring : Bag Raiders (DJ Set) Agriculture – DJ Hogi P Double Massive Parkour Dance

    Get the invitation by collecting 4 bottles of Heineken City Edition until 26 Otober 2014.

    Exchange the receipt with invitation at Jl. Petogogan II No. 11 Kebayoran Baru (Visicomm)

    More Info Call 0812-893-60000

    Heineken OYC

     

  • Pecha Kucha : MIXTAPE: Shuffling Creativity with Music

    Pecha Kucha : MIXTAPE: Shuffling Creativity with Music

    Sebuah acara berbagi ide dan pengalaman yang selalu menarik. Kali ini mereka berbagi ide mengenai geliat industri musik. Seru pastinya memperhatikan presentasi-presentasi yang diberikan, itulah mengapa Deathrockstar sebagai webzine yang asoi memberikan dukungan moral dan doa sepenuh hati untuk acara ini.

    Mari disimak ringkasan ceritanya dibawah ini.

    Para Pembicara Pecha Kucha Jakarta Vol. 19

    Indra Aziz (VokalPlus)

    Intan Anggita (Penulis & Aktivis Musik, Pemilik Sub-Store)

    Menjelajah Belantara Musik Indonesia Lewat Pecha Kucha Night Jakarta

    Jakarta, 23 September 2014 – Geliat industri musik tanah air menggelitik ajang berjejaring kreatif Pecha Kucha Night Jakarta untuk mengulik musik dalam volume ke-19-nya bertajuk “MIXTAPE: Shuffling Creativity with Music” yang akan dilangsungkan malam ini.

    Dilatari perkembangan berbagai inisiatif di tanah air yang mengekspresikan kecintaan terhadap musik, Pecha Kucha Night Jakarta Volume 19 bertujuan menampilkan gairah para penggiat musik ke hadapan masyarakat ibukota.

    “Disadari ataupun tidak, pesatnya perkembangan teknologi telah mengubah wajah industri musik. Jika tak dibarengi perubahan pola pikir, bisa-bisa industri musik kita disapu konflik akibat keterlambatan budaya, atau cultural lag,” kata Nia Sadjarwo, Community Curator dari konsultan kehumasan Maverick, selaku penyelenggara Pecha Kucha Night Jakarta. ”Dalam ekosistem seperti ini, kita harus bahu-membahu menyikapinya secara kreatif. Oleh karena itu, kami menggandeng 12 penggiat musik dari latar belakang perspektif berbeda yang akan menyoroti kekayaan maupun kemelut industri ini dalam MIXTAPE”, lanjut Nia.

    Mereka ialah Indra Aziz, Robin Malau, Sarah Glandosch, Iman Fattah, Intan Anggita P. atau sering dikenal sebagai Badut Romantis, Muhammad Amrullah alias KOJEK rapper Betawi, Anitha Silvia dari Indonesian Netlabel Union, Rudyanto dan Aldy Fauzal dari BerisikRadio, Dwika Putra dari AkustikAsik, Yulius Iskandar sang manajer BOTTLESMOKER, Ananda Suryo dan Herald Reynaldo dari Sounds from the Corner, serta Hendry Halim dari GitarisINA.

    Sebagai pembicara di Pecha Kucha Night Jakarta Vol. 19, sosok-sosok kreatif ini akan berbagi cerita tentang kiprah mereka di belantara musik Indonesia, baik selaku pengamat, pelaku, edukator, maupun unsur pendukung seperti manajemen, label dan radio.

    Pemenang anugerah British Council’s Young Creative Entrepreneur 2014, Robin Malau, misalnya, menghidupkan geliat wiraswasta musik tanah air dengan mendirikan agensi musik Musikator yang bercita-cita melambungkan musik indie Indonesia ke tingkat dunia dan telah diakui oleh sejumlah distributor internasional seperti Spotify. Contoh lainnya ialah Iman Fattah, yang sukses menghidupkan karya sutradara kenamaan Joko Anwar dengan musik dan efek suara yang ia desain hingga meraih sejumlah penghargaan.

    Nia menambahkan, “Potensi pasar musik Indonesia sangat besar. Kami berharap edisi Pecha Kucha Night Jakarta kali ini dapat menginspirasi masyarakat Indonesia untuk berkontribusi mengejar ketertinggalan industri musik lokal. Kita bisa mulai dari hal yang sangat sederhana, yaitu membangun interaksi untuk menuju kolaborasi baru.”

    Tak hanya memperkaya khasanah diskusi industri kreatif tanah air, banyak hal unik dapat ditemukan dari ajang berjejaring Pecha Kucha. Misalnya saja, dengan berlandaskan semangat kolaborasi, acara ini diselenggarakan seluruhnya atas kontribusi sukarela alias pro bono dan dibuka untuk umum tanpa dipungut biaya. Kesempatan berbicara di Pecha Kucha Night Jakarta juga terbuka bagi siapapun yang siap berbagi dan menginspirasi. Selain itu, kendati melibatkan belasan pembicara, acara ini jauh dari kata membosankan karena para pembicara ditantang untuk kreatif bercerita secara “tepat dan singkat” melalui format presentasi “20 slide x 20 detik”.

    Sebagai tokoh utama di balik kesuksesan Pecha Kucha Night Jakarta, konsultan kehumasan Maverick senantiasa berkomitmen mendukung kegiatan yang melahirkan ide-ide kreatif individu maupun komunitas. Tak hanya Pecha Kucha Night Jakarta, komitmen tersebut diwujudkan pula dalam inisiatif-inisiatif lainnya seperti The Recruit, Catalyst, dan sebelumnya Pesta Blogger.

    Pecha Kucha Night Jakarta Volume ke-19 kali ini didukung pula oleh Es Teler 77 Adityawarman dan Deathrockstar, sebuah majalah musik online.

    ***

    Tentang Pecha Kucha
    Pecha Kucha (biasa disebutkan dalam tiga suku kata “peh-chak-cha”) adalah istilah dari bahasa Jepang untuk menggambarkan suara percakapan di dalam sebuah ruangan yang penuh orang. Istilah ini dipinjam oleh Astrid Klein dan Mark Dhytham, dua arsitek dari Klein Dhytham Architecture untuk mengggagas sebuah ajang networking dan gathering seru dan menyenangkan. Ajang bersifat santai ini menjadi tempat berkumpul orang-orang kreatif berbagi ide. Pecha Kucha pertama kali diselenggarakan di Tokyo pada bulan Februari 2003. Kini, Pecha Kucha telah diselenggarakan di 700 kota di seluruh dunia. Lebih lanjut mengenai Pecha Kucha Global dapat mengunjungi (http://www.pechakucha.org/).

    Tentang Pecha Kucha Night Jakarta

    Pertama kali diadakan di Jakarta pada tanggal 10 Maret 2009, digagas oleh Nadine Freischlad, wanita keturunan Indonesia-Jerman yang juga penyelenggara Pecha Kucha Night di Jerman. Sejak tahun 2010, Maverick menerima lisensi selaku Official Pecha Kucha Night City Organiser untuk wilayah Jakarta dan sekitarnya. Maverick adalah sebuah perusahaan konsultan komunikasi yang telah berdiri sejak tahun 2002. Jakarta adalah kota ke-177 di dunia yang mengadakan acara Pecha Kucha Night dan kota kedua di Indonesia yang menangkap virus ide Pecha Kucha Night setelah Bandung. Pecha Kucha Night Jakarta diharapkan dapat menjadi wadah kreativitas bagi kaum metropolitan di Jakarta. Informasi lebih lanjut mengenai Pecha Kucha Night Jakarta dapat dilihat melalui blog (http://pechakuchajkt.wordpress.com/), Facebook (Pecha Kucha Jakarta) dan Twitter (@pechakuchajkt).