Category: events

  • Catatan, Foto & Video dari Konser Segara Anomalyst

    Catatan, Foto & Video dari Konser Segara Anomalyst

    Di sebuah bar remang-remang saya duduk berhadapan dengan Ario, yang sesekali ketukar sama Billy Saleh dari Polka Wars. Namun seiring berjalannya waktu, saya cukup yakin kalau didepan saya ini adalah Ario.

    Ia mengeluarkan sebuah CD dengan elegan, sambil berkata “ini album band gue, dengerin ya, nanti tanggal 28 mau ada konser di IFI Jakarta juga”.

    Selepasnya, sayapun mendengarkan CD album yang beberapa kali dipuji oleh jurnalis musik lokal. Mendengarkan album ini, saya berfikir kalau musisi-musisi ini tumbuh mendengarkan berbagai referensi musik. Referensi dari progresif rock model Genesis, sampai sensibilitas band indie rock memberikan Anomalyst karakter musik yang khas dan kuat.

    Sayapun mengunduh album tersebut via layanan resmi (tentu saja) untuk didengarkan sebelum konser. Berbekal beberapa lagu yang rada nempel di kepala, saya menerobos hujan badai untuk mencapai venue di IFI Jakarta, sebuah gedung dengan ruang auditorium berakustik sangat baik.

    Acara dimulai oleh Oscar Lolang, seorang musisi folk dengan kemampuan bercerita sangat baik. Tinggal masalah jam terbang dan konsistensi saja yang akan membuat ia menjadi musisi besar dikemudian hari.

    Setelah Oscar Lolang, tentu saja giliran Anomalyst sang pemilik acara yang tampil. Semua lagu di album Segara dibawakan, ditambah tiga lagu yang tidak ada dialbum. Susunan lagu bisa dibaca di salah satu foto di bawah, dengan single Segara yang dimainkan sebagai penutup.


    Oscar Lolang Download
    Oscar Lolang

    Oscar Lolang Download
    Oscar Lolang
    Oscar Lolang Download
    Oscar Lolang

    Anomalyst
    Ariyo Anomalyst
    Anomalyst download Segara
    Anomalyst
    Anomalyst Download
    Anomalyst
    Anomalyst
    Set List
    Vira Talisa Download
    Vira Talisa
    Oscar Lolang & Fans
    Oscar Lolang, Felix Dass & Deva
  • Foto dan Video dari Oktobeerfeast 2017

    Foto dan Video dari Oktobeerfeast 2017

    Musik indie yang asoi dipadukan bir free flow adalah paduan yang sempurna. Maka itu ide Oktobeerfeast selama dua hari tentu menarik hati, walau sayangnya saya tidak berhasil meliput yang hari pertama.

    Hari kedua ditutup dengan penampilan pamungkas Rock N’ Roll Mafia dan The SIGIT yang sukses memecahkan malam bergelimang bir.

    Semoga tahun depan diadakan lagi dan semakin seru.

    Rock N' Roll Mafia
    Rock N’ Roll Mafia
    Elda Stars & Rabbit
    Elda dari Stars & Rabbit

    Oktobeerfeast 2017

    Stars & Rabbit
    Adi, Elda dan kawan-kawan
    Rock N' Roll Mafia
    Rock N’ Roll Mafia
    Oktobeerfeast 2017
    Oktobeerfeast 2017
    Oktobeerfeast 2017
    Oktobeerfeast 2017
    The SIGIT
    The SIGIT
  • Fazerdaze Jakarta Tour • Rossi Music • 21 Oktober 2017

    Fazerdaze Jakarta Tour • Rossi Music • 21 Oktober 2017

    Hujan baru saja reda saat saya mencapai Rossi Music, sebuah venue musik yang nyelip diantara ruko-ruko tua di Selatan Jakarta. Saat akhirnya mendapatkan gelang tanda masuk dan naik menuju tempat pertunjukan, saya berpapasan dengan para personel Sharesprings.

    Dasar kagak jodoh, saya belum pernah berhasil menyaksikan mereka sejak bertahun-tahun lalu mengenal musik band ini dari seorang teman bekas pengusaha label independent yang sekarang mengharamkan musik. Namun demikian, saya masih merasa beruntung karena Grrrl Gang belum memulai set mereka.

    Saya sendiri baru mengenal Fazerdaze dan Grrrl Gang beberapa menit setelah dikirimkan materi poster acara oleh Reno Nismara. Sejak saat itu saya cukup bersemangat menanti datangnya hari ini, dimana hangatnya distorsi yang kotor dan mengawang-ngawang akan saya alami secara live.

    Tidak berapa lama, Grrrl Gang tampil dan pengunjung mulai hanyut dalam lapisan-lapisan suara yang dihasilkan band ini. Sambil sesekali diantara jeda waktu, sang vokalis melontarkan lawakan-lawakan yang patut dihargai.

    Selain membawakan single-single yang sudah cukup dikenal, mereka juga memperkenalkan single baru “Just A Game”.

    Setelah Grrrl Gang, tibalah saatnya Fazerdaze naik panggung. Saya sudah tidak ingat urutan lagunya, tapi tentu single kesayangan fans seperti “Lucky Girl” dibawakan. Seluruh gedung turut bernyanyi dan membuat Amelia Murray semakin bersemangat, saking semangatnya tau tau dia lompat ke penonton, untung ada yang menangkap.

    Akhirnya set ditutup dengan single “Little Uneasy”, dan acara dilanjutkan dengan sesi tanda tanga.

    Grrrl Gang Download
    Grrrl Gang bersiap-siap
    Grrrl Gang download
    Grrrl Gang
    Fazerdaze download
    Grrrl Gang
    Fazerdaze download
    Kendra Ahimsa
    Fazerdaze download
    Ario Sapi dkk
    Fazerdaze download
    Ezra dan Aleks
    Fazerdaze download
    Kolibri Records
    Fazerdaze download
    Zaky Arifin dan Istri
    Fazerdaze download
    Juragan Anggur Merah
    Fazerdaze download
    Fazerdaze in action
    Fazerdaze download
    Fazerdaze
    Fazerdaze download
    Amelia Murray berfoto bersama fans
    Fazerdaze download
    Xandega
    Fazerdaze download
    Sawi Future Collective
    Fazerdaze download
    Bandar AO
  • Foto & Video dari Konser 7 Bidadari Naif

    Foto & Video dari Konser 7 Bidadari Naif

    22 tahun dan 7 album, tidak terlalu buruk untuk band yang sibuk serta beranggotakan personel-personel yang tidak kalah sibuknya. Namun demikian, penantian bertahun setelah album Planet Cinta, rasanya bisa terbayar dengan sangat baik di album ini.

    Mereka-mereka berkata, kalau album ini seperti kembali ke ruh Naif di era-era awal. Tidak seperti album Planet Cinta yang kelam, album ini lebih cerah. Beberapa berkata ‘lebih ringan’, menurut saya justru album ini sangat kompleks, rumit, dan penuh experimental.

    Namun kemahiran Naif dalam mengaransemenlah yang membuatnya lebih mudah dicerna. Ibarat jika dibandingkan dengan makanan, ini adalah masakan kelas atas yang kaya akan rempah dan bumbu segar namun tidak menggunakan MSG; lezat, sehat, dan tentu mudah dicerna.

    Salah satu kalimat yang menurut saya penting, terucap oleh mereka adalah “Kita latihan terus bertahun-tahun, maenin lagu-lagu di album ini sampai berasa enak. Baru direkam”. Karena tidak diberi tenggat waktu, namun konsisten, maka album ini rilis disaat yang dianggap pas oleh Naif.

    Tanpa promo single, album ini lansung rilis, disertai dengan konser 7 Bidadari Naif yang fenomenal.

    Konser ini dibuka dengan parodi cerita Jaka Tarub yang dinarasikan oleh Aziz dan Gilang, kemudian band diperkenalkan oleh MC legendaris Koes Hendratmo.

    Setelah salam-salaman dan peluk-pelukan dengan MC, maka lagu pertama “7 Bidadari” pun berkumandang. Saya rasa, semua yang hadir lansung jatuh cinta dengan lagu ini. Sebuah lagu yang diciptakan dengan inspirasi dari legendar Jaka Tarub, namun dimodifikasi sesuai keperluan artistik Naif.

    Berturut-turut lagu-lagu dari album ke-7 ini dibawakan, dan hampir semuanya membuat saya ingin segera memutar cakram digital album ini sesegera mungkin.

    Setelah kelar set album ke-7. Ada sesi tanya jawab dengan band yang dipandu oleh Vincent, Desta, Aziz Doa Ibu dan Gilang. Sesi tanya jawab berubah menjadi sesi lawak yang bikin satu auditorium keluar air mata gara-gara ketawa terus.

    Setelah itu band beristirahat sebentar, sesi lawak dilanjutkan.

    Kemudian band kembali dan membawakan single-single terbaik mereka dari album ke 6, 5, 4, dan 3 sebelum bilang kalau konser sudah selesai. Yakeleus,,, album 2 dan 1 kan belum bang.

    Seperti sudah diduga, hitung mundur berlanjut dan konser ditutup dengan single Mobil Balap. Single pertama mereka yang membesarkan nama mereka pun dimainkan sebagai pamungkas.

    7 Bidadari Naif
    Acum
    7 Bidadari Naif
    Aldilla Karina pamer piringan hitam.
    7 Bidadari Naif
    Aziz Doa Ibu dan Gilang
    7 Bidadari Naif
    Sewaktu memainkan lagu pertama berjudul ‘7 Bidadari’
    7 Bidadari Naif Download
    Saat tampil membawakan lagu-lagu dari 7 Bidadari
    7 Bidadari Naif
    Saat membawakan set dari album-album sebelumnya.
    7 Bidadari Naif
    Ricky Surya Virgana
    7 Bidadari Naif
    Bersama personel Naif
    7 Bidadari Naif
    Indra dan Riko Mocca

    7 Bidadari Naif
    Signing Session
    7 Bidadari Naif
    Signing session
    7 Bidadari Naif
    Oom Leo
    7 Bidadari Naif
    Ajeng & Ryan
    Ayudilamar, Dimas Ario, Nastasha Abigail, Ajeng, Ryan
    Ayudilamar, Dimas Ario, Nastasha Abigail, Ajeng, Ryan
  • Suara Disko : Langgam Kahyangan

    Suara Disko : Langgam Kahyangan

    Event Suara Disko selalu ramai, namun kali ini sukses membuat The Pallas padat sampai susah bergerak. Diskoria berhasil membuat millenials berdansa disko dengan anthem-anthem disko Indonesia yang mana tidak bisa ditemukan di Spotify.

    Saya ingin menulis lebih panjang, namun rasanya video dan foto-foto dibawah ini bisa menunjukkan keseruan Suara Disko kemarin.

    Agung Hartamurti
    Agung Hartamurti & Dini
    Fariz RM
    Fariz RM
    Jan Sober
    Jan & Cita
    Fariz RM
    Fariz RM
    Swara Maharddika
    Swara Maharddhika
    Danilla & Vira Talisa
    Danilla & Vira Talisa
    Danilla Riyadi
    Danilla Riyadi & Saprita joget didepan
    ratu disko
    Ini kayaknya ratu diskonya
    Charita Utami, Danilla & Vira Talisa
    Charita Utami, Danilla & Vira Talisa
    Charita Utami, Danilla & Vira Talisa
    Charita Utami, Danilla & Vira Talisa
    Diskoria Selekta
    Diskoria Selekta
    Sarah & Mondo
    Sarah & Mondo
    Samson aka DJ Uda Sjam
    Samson aka DJ Uda Sjam
    Fariz RM
    Fariz RM

    Siti Narvendina
    Siti Narvendina
    Aat & Merdi aka Diskoria
    Aat & Merdi aka Diskoria