Studiorama mengkurasi aspek kesenian pada LocalFest 201

News

Written by:

Dikopi lansung dari Press release yang disebarkan:

STUDIORAMA Ditunjuk Sebagai Kurator LocalFest 2014 Untuk musik, film, visual, dan bincang-bincang. Setelah menjadi kurator pengisi acara hari pertama RRREC FEST #3 pada 7 Desember lalu, STUDIORAMA kini mendapat tugas mengkurasi aspek kesenian pada LocalFest 2014 yang akan diselenggarakan tiga hari, 31 Januari hingga 2 Februari, di Skenoo Hall, Gandaria City, Jakarta.

Kolektif kesenian arus pinggir asal Jakarta ini bertanggung jawab dalam memilih musik, film, visual, dan bincang-bincang yang dirasa layak dan cocok untuk disuguhkan pada LocalFest 2014 yang merupakan gelaran LocalBrand.co.id, sebuah toko mode digital yang menyediakan barang-barang dari ragam merek dalam negeri.

Seperti banyak kerja sama indah lainnya, STUDIORAMA ditunjuk sebagai kurator LocalFest 2014 atas dasar pertemanan. Seorang teman merekomendasikan STUDIORAMA kepada LocalBrand.co.id dan, setelah proses riset dan beberapa pertemuan, kesepakatan pun mengambil tempat.

“Merupakan kehormatan bagi STUDIORAMA untuk bisa menjadi kurator LocalFest 2014. Kami akan berupaya maksimal untuk memberikan yang terbaik bagi pengunjung tanpa mengorbankan karakter STUDIORAMA maupun LocalBrand.co.id,” terang Xandega Tahajuansya mewakili STUDIORAMA.

Ada sembilan band yang telah dipastikan akan tampil pada LocalFest 2014, masing-masing adalah Backwood Sun, Barefood, Glovvess, Polka Wars, Midnight Runners, Marsh Kids, Black Mustangs, Roman Foot Soldiers, dan Negative Lovers Xandega melanjutkan,

“Kami ingin memberikan sekelompok band tersebut panggung setimpal dengan kualitas yang mereka miliki. Sudah saatnya mereka mendapatkan sorotan yang terang, dan LocalFest 2014 adalah ajang tepat berkat skala gelarannya yang masif.” Lalu ada juga tiga aksi DJ dari Belda alias Imaginary Pirate, Mjolnir yang tampil dengan format DJ set dan MMS selaku trio disc jockey berbahaya terdiri dari Mar Galo (Jirapah), Aprimela “Mela” Prawidyanti (White Shoes and the Couples Company) dan Aprilia “Sari” Apsari (White Shoes and the Couples Company).

Dari kawasan film, STUDIORAMA sudah menyiapkan sebanyak empat belas film pendek dari sineas-sineas dalam negeri penuh prestasi. Bahkan beberapa sutradara ini sudah pernah mencicipi festival film bergengsi kelas dunia, di antaranya Cannes, Rotterdam dan Busan.

Masing-masing judul film tersebut adalah “There is Nowhere” by Blackbird Blackbird (Adi Putra), A Very Short Story About Decision (Riar Rizaldi), Ga Semudah Itu, Brur (Dana Putra), Serigala dan Gadis Berkerudung Hijau (Paul Agusta), The Suitcase (Natassha Amalia), Akar dari Enam (Adhyatmika), Anna & Ballerina (Naya Anindita), Halaman Belakang (Yusuf Radjamuda), Seserahan (Jason Iskandar), Kamu di Kanan, Aku Senang (BW Purba Negara), Sepatu Baru (Aditya Ahmad), Hulahoop Soundings (Edwin), 400 Words (Ismael Basbeth), dan A Lady Caddy Who Never Saw a Hole in One (Yosep Anggi Noen).

Seni visual pun dimuat oleh nama-nama yang telah melanglang buana ke sana kemari, sebut saja Isha Hening, Ivan Reyhan dari Nomoite dan Rimbawan Gerilya. Mereka akan menyuplai warna-warni visual sebagai pengiring band yang naik pentas, sehingga pengunjung dapat menikmati pengalaman audiovisual secara penuh—tidak hanya saat pemutaran film pendek, tetapi juga ketika penampilan band.

Tak ketinggalan bincang-bincang mengenai betapa kerennya musik Indonesia klasik, bersama David Tarigan dari Irama Nusantara, Shunsuke selaku pria Jepang yang merupakan penggemar musik Indonesia dan vokalis sekaligus gitaris SORE bernama Ade Paloh.

Selain itu, sutradara-sutradara film pendek yang hadir juga bersedia melaksanakan sesi tanya jawab bersama para penonton.

LocalFest 2014 dapat dihadiri secara gratis, sehingga—dengan segala macam agenda yang telah disiapkan—tak ada alasan untuk mengatakan tidak dalam enyambanginya.

localfest-studiorama-rundown

localfest-studiorama

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

%d bloggers like this: