the Datsuns live at Hard Rock Cafe Jakarta (photos)

Gigs

Written by:

Selandia Baru tidak melulu soal hewan ternak, hasil panen yang melimpah, hingga hewan Kiwi yang sedang menuju kepunahan berkat deforestasi. Diluar itu, negara dengan kepadatan penduduk minim ini menyimpan daya ledak musikal yang patut diantisipasi. Daya ledak itu, salah satuhnya, bersemayam dalam tubuh para personel The Datsuns.

The Datsuns 2011 adalah Dol de Borst (Bass/Vokal), Phil Somervell dan Christian Livingstone (Gitar), serta Ben Cole (Drum). Dengan formasi ini, The Datsuns dijadwalkan akan menggempur Jakarta secara terbuka pada event Rockvolution Festival, 23 Juli 2011. Saya sendiri menjadi saksi betapa berbahaya-nya amunisi yang mereka persiapkan saat malam tadi, saat The Datsuns berpartisipasi pada konser pemanasan Rockvolution Festival yang di gelar di Hard Rock Cafe Jakarta. Jika anda menganggap saya berlebihan dalam mengomentari aski The Datsuns malam itu hanya karena acara tersebut hanyalah konser pemanasan, maka anda salah.

Konser pemanasan menjelang Rockvolution Festival ini menyuguhkan tiga band dengan akar yang berbeda. Harga Diri Indonesia sebagai tuan rumah terjaga dengan baik oleh aksi Besok Bubar yang pakemnya sangat kuat terkotori oleh para dedengkot Seattle sound macam Nirvana, Soundgarden hingga Pearl Jam. Cukup menarik dan memaksa saya untuk segera pergi ke toko kaset demi mendapatkan rilisan mereka demi menyimak musik mereka lebih jauh.

Aksi selanjutnya adalah oleh Tonight Alive, unit Pop-Punk kelahiran Sidney yang bervokaliskan seorang gadis kece yang mau tidak mau akan membuat band ini selalu dibanding-bandingkan dengan Paramore. Sejumput remaja yang dari pakaiannya awalnya saya kira adalah penggemar SM*SH, langsung merangsek ke depan panggung begitu Tonight Alive naik panggung. Sejak itu pula sejumput fans tadi berheadbang histeris sepanjang Tonight Alive berdiri gagah mejajah panggung. Meski begitu, dengan berat hati saya harus berpendapat bahwa energi Tonight Alive malam itu masih kalah dengan yang biasa diberikan oleh Hayley Williams dan band (pengiring)-nya yang bernama Paramore.

Setelah sekian lama melakukan set panggung yang hampir membuat saya mati kebosanan, The Datsuns akhirnya naik pentas juga. Tanpa perlu permisi, empat gugus rock asal Selandia Baru ini langsung saya menggenjot dada telinga penonton dengan lagu-lagu macam “Sitting Pretty”, “Maximum Heartbreak”. Saat saya mencuri pandang ke arah samping, tampak bari pria gondrong yang tersenyum bahagia bagai melihat nabi pujaan turun dari langit.

“Girls Best Friend” serta “Hey! Paranoid People!” tidak kalah seru dan berhasil mengundang decak riuh penonton. Meski begitu, lagu-lagu lawas nyatanya masih menjadi andalan utama The Datsuns hingga saat ini, dibuktikan dengan langsung gelisahnya penonton tiap lagu-lagu The Datsuns era awal dimainkan. “Freeze Sucker” adalah salah satu lagu yang berhasil meraup sing along terpadat dari penonton. Jika ada yang bertanya pada lagu apa tititk didih konser mencapai puncak, maka saya tidak ragu untuk menunjuk “MF From Hell” sebagai jawabannya.

Tidak dipungkiri, beberapa fans menganggap karya-karya The Datsuns tidak se-berbahaya karya-karya mereka terdahulu. Namun setidaknya buat saya, The Datsuns masih-lah beracun. Dan seperti judul lagu mereka, di atas panggung, The Datsuns masihlah bajingan neraka dalam arti yang sesungguhnya. Mari kita tunggu aksi mereka di Rockvolution Festival dengan hati berdebar.

Foto oleh Agra Suseno
Tulisan oleh Risyad Tabattala

0 Replies to “the Datsuns live at Hard Rock Cafe Jakarta (photos)”

  1. abi says:

    tapi nampaknya crowd the datsuns terlihat anteng.malah lebih ramai crowd the sigit (well we can say,an indonesian datsuns) LOL hehehehe

  2. rijadiputra says:

    sayang banget ni gak sempet nonton kemaren

Leave a Reply

Your email address will not be published.

%d bloggers like this: